Berita

Peluncuran satelit Taifa-1 oleh roket Falcon-9 dari SpaceX/Net

Dunia

Tiga Kali Gagal, Kenya Akhirnya Sukses Luncurkan Satelit Observasi Bumi Pertama

MINGGU, 16 APRIL 2023 | 08:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kenya akhirnya berhasil meluncurkan satelit observasi bumi pertamanya, Taifa-1, ke ruang angkasa. Peluncuran ini dilakukan dengan sukses setelah tiga kali gagal.

Peluncuran awal, yang dijadwalkan pada 10 April, ditunda beberapa kali karena cuaca buruk, dengan upaya peluncuran berikutnya yang gagal sepanjang minggu.

Akhirnya pada Sabtu (15/4), Taifa-1 diluncurkan dengan roket Falcon-9 dari Pangkalan Vandenberg, California, AS, berkat kerja sama dengan Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX).


Insinyur komunikasi darat utama di Badan Antariksa Kenya, Hope Deche, mengatakan ini adalah momen luar biasa. Ini menjadi tonggak penting bagi industri antariksa Kenya.

“Peluncuran satelit ini merupakan tonggak penting bagi industri antariksa Kenya, dan kami sangat antusias dengan kemungkinan yang dihadirkannya untuk masa depan negara kami. Kami berharap dapat memanfaatkan data yang dikumpulkan oleh Taifa-1 untuk memberi manfaat bagi berbagai sektor di Kenya," kata Deche, seperti dikutip Anadolu Agency pada Minggu (16/4).

Taifa-1 diprogram untuk mengorbit bumi dan terbang di atas Kenya setiap empat hari sekali. Kameranya dirancang untuk dimatikan begitu meninggalkan perbatasan Kenya untuk diisi ulang, ini akan memungkinkan Taifa-1 menyediakan data untuk manajemen bencana, pemantauan lingkungan, dan keamanan nasional, menurut Badan Antariksa Kenya.

Dikatakan salah satu tujuan utama dari misi tersebut adalah untuk memberikan data satelit pengamatan bumi yang akurat dan tepat waktu kepada para pemangku kepentingan di berbagai bidang, termasuk pertanian dan ketahanan pangan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya