Berita

Komisi Pemilihan Umum (KPU RI)/Net

Politik

Anggaran KPU-Bawaslu Naik 3 Kali Lipat tapi Kualitas Pemilu Belum Meningkat

SABTU, 15 APRIL 2023 | 09:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Lonjakan anggaran penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 yang diberikan kepada KPU RI maupun Bawaslu RI hingga tiga kali lipat dianggap belum efektif menghasilkan kinerja yang berkualitas.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta menjelaskan, pemerintah telah menganggarkan Rp 76,6 triliun untuk KPU dan Rp 33,8 triliiun untuk Bawaslu. Namun sampai pelaksanaan tahapan tengah tahun 2023 ini, belum maksimal.

Ada sejumlah tahapan yang tidak memberikan kepastian, bahkan memunculkan masalah. Contohnya pada tahapan penyusunan regulasi hingga pengembangan teknologi informasi yang digunakan dalam tahapan.


“Serta melemahnya peran dan partisispasi masyarakat sipil dalam tahapan pemilu 2024, baik akibat sempitnya ruang partisipasi, maupun karena pelamahan di masyarakat sipil sendiri,” ujar Kaka saat diskusi bertajuk 'Evaluasi Tahapan Pemilu 2024, Ditunda atau Lanjut?' di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Jakarta Pusat,  Jumat (14/4).

Jika dibandingkan dengan anggaran pada Pemilu Serentak 2019 lalu, disebutkan Kaka, nilainya jauh lebih tinggi di Pemilu Serentak 2024. Tahun 2019, total anggaran yang dikeluarkan pemerintah Rp 25,59 triliun.

“Peningkatan anggaran yang sekitar tiga kali lipat anggaran pemilu 2019, belum dapat memberikan gambaran terkait peningkatan kualitas pelaksanaan pemilu 2024 ini,” demikian Kaka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya