Berita

Api hitam yang menjulang tinggi dalam kebakaran yang terjadi di peternakan sapi perah Texas, Amerika Serikat pada Senin, 10 April 2023/BBC

Dunia

Ledakan Hebat di Peternakan Texas, 18 Ribu Ekor Sapi Tewas

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 09:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sekitar 18 ribu ekor sapi tewas dalam ledakan yang memicu kebakaran besar di sebuah peternakan di Texas, Amerika Serikat (AS), pada awal pekan ini.

Menurut laporan dari pihak berwenang setempat, ledakan yang terjadi di South Fork Dairy, dekat kota Dimmitt pada Senin malam (10/4) waktu setempat. Insiden ini juga menyebabkan satu orang karyawan yang berada di dalam peternakan mengalami kondisi kritis.

Berdasarkan laporan yang dimuat BBC Kamis (13/4), pihak berwenang percaya bahwa ledakan itu dipicu dari mesin di dalam peternakan yang mengeluarkan gas metana.


"Mungkin (mesin itu) terlalu panas dan mungkin metana dan hal-hal seperti itu menyala hingga menyebar dan meledak," kata Sheriff Sal Rivera.

Foto yang beredar menunjukkan kepulan asap hitam yang pekat menjulang tinggi dari tanah hingga ke udara. Menurut Institut Kesejahteraan Hewan (AWI) yang berbasis di Washington DC, kebakaran tersebut merupakan kebakaran gudang yang paling mematikan sejak tahun 2013 ini.

Dalam pernyataannya, AWI menyerukan agar UU federal dapat mencegah kebakaran peternakan yang membunuh ratusan ribu hewan ternak setiap tahunnya.

"Tidak ada peraturan federal yang melindungi hewan dari kebakaran, hanya di beberapa negara bagian saja, Texas tidak termasuk di antara yang mengadopsi kode perlindungan kebakaran untuk bangunan semacam itu. Kami berharap industri dapat segera fokus pada masalah ini," kata pernyataan AWI.

Sejak catatan dari AWI yang dimulai pada 2013 lalu, hampir 6,5 juta hewan ternak tercatat telah terbunuh dalam kebakaran, di mana sekitar 6 juta terjadi pada hewan unggas, dan 7.300 lainnya terjadi pada sapi.

"Sulit membayangkan sesuatu yang lebih buruk daripada dibakar hidup-hidup," pungkas AWI.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya