Berita

Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra saat berkunjung ke DPP PAN/RMOL

Politik

Soal Wacana Capres Tunggal, Yusril: Jangan Sampai Terjadi

KAMIS, 13 APRIL 2023 | 22:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Massifnya wacana koalisi besar dikhawatirkan akan mengarah pada satu kandidat calon presiden yang akan diusung di pemilihan presiden (pilpres) tahun 2024 mendatang.

Saat dikonfirasi wartawan terkait hal itu, Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa untuk waspadai akan peluang adanya satu capres di tahun 2024.

Sebagai orang yang memiliki kepakaran di bidang hukum tata negara, Yusril mengajak masyarakat berpikir antisipatif. Ia mengaku tidak ingin satu kandidat capres terjadi di pemilu Indonesia.


"Jangan sampai hal-hal yang seperti itu terjadi. Harus diantisipasi dari awal. Jadi kalau koalisi besar, bisa akhirnya cuma satu pasangan. Itu harus dipikirkan juga. Harus tetap minimal ada dua pasangan," demikian penekanan Yusril usai bertemu dengan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Kamis (13/4)

Bagi Yusril, terkait dengan capres tidak dilihat dari orang per orang, tetapi sistem ketatanegaraan yang berjalan.

"Sistemnya yang harus dilihat. Kalau jadi satu terus gimana. Bukan melihat si a, si b," kata Yusril.

Mantan Mensesneg itu mengaku pihaknya sedang mengajak banyak elemen untuk memperbincangkan sistem pemilu dan juga jalan keluar koalisi capres mendatang.

"Makamya itu yang kita mau diskusikan lebih dulu. Karena belum ketemu jalannya," pungkas Yusril.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya