Berita

Juru Bicara Komando Timur Ukraina, Serhiy Cherevatyi/Net

Dunia

Ukraina Bantah Klaim Wagner Kuasai Lebih dari 80 Persen Bakhmut

KAMIS, 13 APRIL 2023 | 10:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pengakuan bos tentara bayaran Wagner, Yevgeny Prigozhin, tentang keberhasilan kelompoknya menguasai lebih dari 80 persen kota Bakhmut, dibantah dengan tegas oleh Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (12/4), Juru Bicara Komando Militer Timur Serhiy Cherevatyi menyatakan tidak terima dengan Klaim Wagner yang menyebut pasukan Kyiv saat ini hanya menguasai 20 persen dari Bakhmut.

Cherevatyi kemudian mengaku telah menghubungi komandan militer yang  bertugas di wilayah tersebut dan bisa memastikan bahwa Ukraina jauh lebih banyak menguasai Bakhmut dibanding Rusia.


"Dan saya dapat dengan yakin mengatakan bahwa pasukan pertahanan Ukraina menguasai persentase yang jauh lebih besar dari wilayah Bakhmut," ujarnya, seperti dimuat Reuters.

Menurutnya, jika ingin mengklaim kemenangan dalam jumlah banyak, Wagner perlu menunjukkan wilayah mana yang telah ditaklukkan secara spesifik.

"Prigozhin perlu menunjukkan setidaknya semacam kemenangan di kota, yang telah mereka coba rebut selama sembilan bulan berturut-turut," kata Cherevatyi.

Pada Selasa, Bos Wagner, Prigozhin mengatakan pasukannya berhasil menguasai sebagian besar Bakhmut termasuk seluruh pusat administrasi, pabrik, gudang, dan bangunan kota.

Pasukan Ukraina telah bertahan selama berbulan-bulan di Bakhmut, sebuah kota kecil di wilayah Donetsk timur, tempat pertempuran paling sengit dalam invasi skala penuh Moskow sejak Februari 2022.

Wilayah itu dijuluki "penggiling daging" karena telah mengakibatkan tewasnya ribuan tentara dari kedua sisi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya