Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/Ist

Hukum

Bongkar Korupsi Pembangunan Jalur Kereta Api, Firli Bahuri: KPK Terus Kerja Selamatkan Uang Rakyat

KAMIS, 13 APRIL 2023 | 07:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar tindak pidana korupsi pembangunan dan perawatan jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 10 orang sebagai tersangka dan mengamankan bukti permulaan berupa uang diduga suap sebesar Rp2,823 miliar. Total uang suap atas proyek pengadaan dan pemeliharaan jalan kereta api, sejauh ini diduga mencapai lebih dari Rp14,5 miliar.

“Kita terus bekerja menyelamatkan keuangan negara, uang rakyat,” kata Firli, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/4).


Firli memastikan lembaganya terus berupaya membersihkan Indonesia dari para koruptor dan para penikmat uang hasil korupsi, termasuk semua pihak yang menari-nari di atas kepedihan rintihan rakyat akibat perilaku korup pejabat.

“Mari kita bersama selaku anak bangsa berkarya untuk bangsa, berbakti untuk negeri, memberantas semua bentuk dan jenis korupsi,” seru Firli.

Dengan begitu, Firli optimis cita-cita pendiri bangsa, yakni Indonesia adil makmur, Indonesia sejahtera, Indonesia cerdas dan Indonesia bebas dari korupsi, Indonesia yang membanggakan bagi segenap anak bangsa, bisa diwujudkan.

“Kita akan terus hajar para koruptor. Tekad memberantas korupsi pasti banyak mendapat serangan dari para koruptor, orang yang mendapat uang dari koruptor, orang yang hidupnya dibiayai koruptor, pasti mereka akan menyerang kami, KPK,” rincinya.

Dalam beberapa hari, meski KPK diserang berbagai macam isu, lembaga antirasuah itu tak berhenti memberantas korupsi. Setelah Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil, KPK membongkar kasus korupsi di Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, dengan menetapkan 10 orang sebagai tersangka.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya