Berita

Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo berkunjung ke kediaman Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (5/4)/Ist

Politik

Masuk ke Semua Kelompok, Perindo Bisa Jadi Penghubung KIB dan KKIR

KAMIS, 13 APRIL 2023 | 00:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keluwesan Partai Perindo yang menjadi pionir dalam menggelar pertemuan-pertemuan dengan Gerindra dan Golkar berpotensi menjadikan partai tersebut sebagai penghubung antara Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) terkait wacana pembentukan koalisi besar.

"Saya kira rasional kalau Partai Perindo disebut-sebut partai yang menjadi penghubung antara KIB dan KKIR. Karena Partai Perindo kan bisa masuk ke semua kelompok politik, ke semua partai, bisa masuk ke Golkar, Gerindra dan seterusnya," kata pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, Rabu (12/4).

Terlebih, lanjut dia, posisi Hary Tanoesoedibjo (HT) sebagai Ketua Umum DPP Partai Perindo dinilai memiliki jalur ke berbagai elite partai yang tergabung dalam koalisi besar tersebut.


"Posisi sentral HT sebagai Ketua Umum Partai Perindo (penting), bisa masuk ke elite-elite partai politik yang saat ini, dalam hal ini KIB dan KKIR," jelas Adi, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Menurutnya, langkah politik Partai Perindo yang menjadi pionir dalam menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto juga merupakan upaya untuk mematangkan koalisi besar.

"Oleh karena itu, saya kira langkah-langkah politik Partai Perindo ini seperti menganyam, bagaimana partai-partai politik pendukung Jokowi itu solid kembali di 2024," tuturnya.

Apalagi, seluruh partai politik yang mendukung Jokowi ini bagian dari menindaklanjuti pentingnya membangun koalisi besar partai pendukung Jokowi pada 2024.

"Dengan kembali solidnya partai politik pendukung Jokowi di Pilpres 2024, tentu akan menjadi politik baru yang terkonsolidasi, sehingga memenangkan Pemilu 2024 secara maksimal dan mudah," jelas Adi.  

Terkait kemungkinan Partai Perindo akan berperan besar dalam menjembatani koalisi besar, Adi menjelaskan, terpenting melihat apa yang dilakukan HT dan Partai Perindo saat ini dan ke depan dengan menunggu kepentingan koalisi besar antara KIB dan KKIR.

"Sangat mungkin, kalau kita melihat survei-survei kerja politik Partai Perindo di 2024 akan lolos di parlemen," imbuhnya.

Soal sosok HT yang memiliki popularitas dan akseptabilitas sangat tinggi serta luwes dalam pergaulan peta percaturan politik, Adi mengakui gerakan politik HT begitu agresif menuju Pemilu 2024.

"Memang mulai tinggi elektabilitasnya, termasuk akseptabilitas terhadap daya terima publik terhadap Partai Perindo dan HT," kata Adi.

Bahkan, Partai Perindo sudah lama bergerak melakukan kerja-kerja politik tidak hanya dalam Pemilu saja. Misalnya, pemberian Gerobak Perindo, bantuan UMKM, ambulans Perindo dan seterusnya.

"Itu menjadi legacy di mana publik melihat HT dan Partai Perindo yang dinilai punya kinerja yang relatif bisa diterima oleh publik," demikian Adi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya