Berita

Natalius Pigai/RMOL

Politik

Bantah Depok Kota Intoleran, Natalius Pigai: Kami Ibadah, Orang Islam Jualan dan Jaga

RABU, 12 APRIL 2023 | 21:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penyematan Kota Depok sebagai kategori kota intoleran dalam survei yang dikeluarkan oleh Setara Institute, dipertanyakan.

Utamanya, dari Wali Kota Depok Mohammad Idris, yang tegas membantah tudingan itu. Kata dia, predikat kota intoleran yang disematkan pada Kota Depok tidaklah sesuai dengan kenyataan yang ada.

"Dalam suasana damai di Kota Depok yang saya rasakan bersama warga, kita bisa minta statement atau realitanya langsung dari teman-teman FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), apakah memang ada diskriminasi?” kata Idris.


Selain Idris, kesangsian atas status kota intoleran pada Kota Depok juga disuarakan pegiat HAM Natalius Pigai. Bahkan, dia memandang penyematan itu sebagai hoax.

Pigai menyebutkan, sebagai umat Kristen yang sudah 23 tahun tinggal di Kota Depok, dia tidak pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan dalam bersosialisasi dan beribadah.

"Setara Institute hoax. Saya 23 tahun di Depok. Kami ibadah, orang Islam jualan dan jaga," ujar Pigai dalam cuitan di Twitter, Rabu (12/4).

Kata Pigai lagi, di Kota Depok tidak pernah ada permasalahan dalam membangun gereja. Bahkan, ada banyak gereja berdiri di kota itu.

"Depok ini kota dengan jumlah gereja terbanyak di Indonesia, kira-kira 200 gereja dan 7 Paroki Besar," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya