Berita

Seorang nelayan memegang ikan pari mati di pantai Ilha do Fundao, di tepi Teluk Guanabara, Rio de Janeiro, Brasil pada Selasa, 11 April 2023/Net

Dunia

Puluhan Bangkai Ikan Pari Ditemukan Terdampar di Pesisir Pantai Brasil

RABU, 12 APRIL 2023 | 12:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Puluhan bangkai ikan pari terlihat berserakan di sekitar pesisir pantai Ilha do Fundao, di tepi Teluk Guanabara, Rio de Janeiro, Brasil.

Penampakan itu memicu kebingungan dan kekhawatiran warga setempat, sebab itu merupakan yang pertama kali terjadi di wilayah mereka.

“Ini membuat kami semua sedih. Kami belum pernah melihat kematian ikan pari seperti ini di sini,” kata nelayan Renato dos Reis Oliveira, seperti dikutip dari Malay Mail pada Rabu (12/4).


Oliveira melaporkan bahwa bangkai ikan pertama kali ditemukan oleh seorang wanita yang tinggal di desa nelayan, tak lama setelah matahari terbit.

Menurut ahli biologi dari Institut Mar Urbano, Ricardo Gomes, karena hanya ikan pari yang mati dan tidak ada spesies lain yang terdampak, maka kemungkinan besar itu bukan disebabkan oleh polutan atau kekurangan oksigen dalam air.

Gomes menilai kematian ikan pari lebih mungkin disebabkan oleh pukat, sebuah teknik memancing yang melibatkan penarikan jaring melalui air di belakang satu atau lebih perahu.

Alasan itu dinilai lebih masuk akal oleh aktivis lingkungan, Isabeli Deloi, sebab pesisir pantai Rio de Janeiro bukan tempat alami ikan pari, sehingga sangat aneh jika tiba-tiba kawanan pari menuju wilayah itu dan terdampar secara alamiah.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya