Berita

Ketua DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto (kedua dari kiri) saat silaturahmi dengan media, Selasa (11/4)/RMOLJateng

Politik

Rupanya Mahfud MD Masuk Daftar Cawapres dari Partai Nasdem

RABU, 12 APRIL 2023 | 03:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Nasdem telah mengantongi lima nama bakal calon wakil presiden sebagai pendamping Anies Baswedan yang telah resmi diusung sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

"Kami telah menjaring dan mengumpulkan lima nama. Dari lima nama sempat mengerucut jadi tiga nama. Namun, seiring dinamika politik, kembali berkembang jadi lima nama lagi. Seperti karet, mulur mungkret, itulah dinamika yang terjadi," jelas Ketua DPP Partai Nasdem, Sugeng Suparwoto, dalam acara silaturahmi dengan media di Semarang, Selasa petang (11/4).

Sugeng menjelaskan, setelah piagam bersama itu ditandatangani pada 14 Februari 2023, maka dilakukan upaya pencarian bakat untuk memilih calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan.


Dalam piagam itu, salah satu isinya yakni memberikan mandat penuh kepada capres Anies Rasyid Baswedan untuk memilih cawapres dan membentuk pasangan yang mampu memenangkan Pemilu 2024 dengan sejumlah kriteria. Pertama, berkontribusi dalam pemenangan, diwujudkan dalam tingkat elektabilitas yang tinggi dan tingkat kerentanan politik yang rendah.

Kedua, berkontribusi dalam memperkuat dan menjaga stabilitas koalisi. Ketiga, berkontribusi dalam pengelolaan pemerintahan yang efektif. Keempat, memiliki visi yang sama dengan calon presiden. Kelima, berkomitmen membangun kebersamaan sebagai dwitunggal.

Piagam Koalisi yang diberi nama Koalisi Perubahan untuk Persatuan, itu ditandatangani oleh Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Saat ditanya siapa saja nama cawapres itu, Sugeng menolak menyebutkan dengan pertimbangan strategi politik. Namun, dia menyebut bahwa nama-nama bakal cawapres itu merupakan tokoh nasional yang memiliki reputasi dan integritas yang baik.

Dan saat disinggung nama Menko Polhukam Mahfud MD ada di antara 5 nama itu, Sugeng tidak menampik.

"Ya, nama Pak Mahfud ada dalam radar kami. Beliau adalah tokoh nasional yang tak diragukan lagi kapabilitas dan integritasnya. Beliau tokoh NU, akademisi yang kritis dan kredibel, serta memiliki integritas yang baik," ungkap anggota DPR RI tersebut, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Setelah muncul lima nama cawapres ini, lanjut Sugeng, pihaknya akan melakukan roadshow ke sejumlah kalangan. Mulai dari kalangan kampus, ormas, dunia usaha, hingga tokoh agama untuk memperkenalkan dan menjaring sebanyak mungkin pertimbangan, saran, masukan terhadap nama-nama cawapres tersebut.

Pihaknya berharap, partai-partai politik yang telah menyatakan diri berkoalisi untuk secepatnya mendeklarasikan nama capres-cawapres yang diusungnya kepada publik.

"Segeralah umumkan agar publik bisa mengetahui dan punya waktu yang cukup untuk mengenal calon-calon pemimpin yang bakal mereka pilih dalam Pilpres 2024 mendatang," tegasnya.

Dia juga berharap, ada tiga hingga empat pasangan calon yang akan meramaikan Pilpres 2024 mendatang.

"Makin banyak lebih baik, jangan cuma dua pasang calon yang saling berhadap-hadapan. Lebih bagus ada tiga pasang atau bahkan empat pasang," pungkasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya