Berita

Menkeu Sri Mulyani dan Menko Polhukam Mahfud MD saat hadiri RDP bersama Komisi III DPR RI/RMOL

Politik

Komisi III DPR Desak Bentuk Pansus Usut Transaksi Janggal Rp 349 T

SELASA, 11 APRIL 2023 | 17:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri transaksi janggal Rp 349 triliun di lingkungan Kemenkeu.

Usulan itu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI fraksi Nasdem Taufik Basari dalam Rapat Kerja dengan Komite TPPU Mahfud MD, Menkeu Sri Mulyani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/4).

“Saya berharap nanti kita semua kita bisa mengawal ini dalam bentuk Pansus,” kata Taufik.


Menurutnya, publik punya hak untuk tahu atas transaksi janggal ratusan triliun di kementerian yang digawangi Sri Mulyani tersebut.

“Apakah Rp 349 triliun seluruhnya TPPU, apakah 349 triliun itu kita kejar untuk recovery. Atau sebenarnya kita bisa pilah lagi datanya sehingga kita punya angka final untuk menentukan ini semua?” tegasnya.

Senada, Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Sudding menilai, tidak tepat jika mengusut dugaan TPPU Rp349 triliun itu hanya dibentuk Satgas oleh pihak terkait. Menurutnya, lebih baik dibentuk Pansus untuk mengusut tuntas dugaan TPPU ratusan triliun tersebut.

“Saya kira, tidak tepat satgas masa persoalan dalam rumah akan diselesaikan oleh orang dalam rumah itu sendiri. Saya kira lehih tepat diselesaikan dalam hak angket salam bentuk Pansus di DPR,” pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya