Berita

Tangkapan layar aksi pelaku pemasangan QRIS palsu di sebuah masjid di Jakarta Selatan/Repro

Presisi

Kasus Penempelan QRIS Palsu di Masjid Istiqlal Diselidiki Polisi

SELASA, 11 APRIL 2023 | 06:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemasangan QRIS palsu tak hanya terjadi di Masjid Nurul Imam, Blok M Square, Jakarta Selatan. Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat pun ikut jadi sasaran pemasangan QRIS palsu tersebut.

Pihak kepolisian memastikan akan melakukan penyelidikan pemasangan QRIS palsu di Masjid Istiqlal.

"Iya, lagi didalami, tim akan turun ke Istiqlal," ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin, kepada wartawan, Senin (10/4).


Sejauh ini belum ada laporan terkait dugaan QRIS palsu di Masjid Istiqlal. Namun Komarudin mengatakan, pihaknya akan mengecek CCTV di sekitar lokasi.

"Ini kita mau dalami, kita mau cek ke pengurus Masjid Istiqlal sekaligus kita mengecek CCTV untuk ketahui apakah ini sama yang di (Masjid) Jakartas Selatan atau yang lain," ujarnya.

Selain Masjid Istiqlal, polisi juga akan mengecek masjid-masjid yang lain. Dia akan melibatkan pengurus RW se-Jakarta Pusat.

"Kita akan libatkan para pengurus RS se-Jakpus, 386 pengurus RW Jakpus akan kita minta bantuan untuk mengecek di wilayah ya masing-masing, atau hal-hal yang sama," tuturnya.

Kasus pemasangan QRIS palsu ini diungkap Wakil Seksi Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, yang menyebut ada puluhan stiker QRIS palsu yang dipasang di Masjid Istiqlal.

"Iya kita ada, sekitar 50 QRIS yang ditiban oleh pelaku," kata Abu Hurairah.

Stiker QRIS palsu itu dipasang pelaku untuk memanipulasi sehingga amal yang dikirimkan warga malah masuk ke rekening pelaku.

Saat ini puluhan stiker QRIS palsu di Masjid Istiqlal sudah dicopot.

"Sudah dicopot semua," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya