Berita

Presiden Prancis, Emmanuel Macron/Net

Dunia

Macron Minta Uni Eropa Tidak Ikut-ikutan Soal Kasus Taiwan

SENIN, 10 APRIL 2023 | 11:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah kepulangannya dari Beijing, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan saran agar Uni Eropa (UE) tidak menambah ketegangan yang terjadi antara AS-China dan Taiwan.

Saat diwawancarai oleh surat kabar Prancis Les Echos dan Politico pada Minggu (9/4), Macron meminta UE untuk memiliki kebijakan yang independen dan tidak terseret pada peran AS dan reaksi berlebihan China atas Taiwan.

"Hal terburuk adalah berpikir bahwa kita orang Eropa harus menjadi pengikut topik ini dan beradaptasi dengan ritme Amerika atau reaksi berlebihan China,” kata Macron.


Menurut Macron, Eropa mungkin bisa meluangkan waktu untuk membangun posisinya sebagai kutub ketiga atau penengah antara ketiga aktor yang berkonflik tersebut.

Terlepas dari konflik di Asia Timur, Macron menganjurkan agara Eropa lebih berfokus pada kebijakan sendiri, yakni dengan mendanai industri pertahanannya dengan lebih baik, mengembangkan energi nuklir dan terbarukan serta mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Macron baru saja kembali dari kunjungan kenegaraan selama tiga hari ke China, di mana dia mendapat sambutan hangat dari Presiden Xi Jinping.  

Pada Sabtu (8/4), China memulai latihan di sekitar Taiwan, karena marah atas pertemuan Presiden Tsai Ing-wen dengan ketua DPR AS Kevin McCarthy.

China memandang Taiwan sebagai wilayahnya sendiri dan tidak ragu menggunakan kekuatan untuk mengambil alih pulau itu di bawah kendalinya. Pemerintah Taiwan sangat menentang klaim China.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya