Berita

Pasukan keamanan Israel berjaga di kompleks Masjid Al Aqsa

Dunia

Kekerasan di Palestina Meningkat, Yordania Salahkan Israel

SENIN, 10 APRIL 2023 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kekerasan di wilayah Palestina semakin memburuk akibat serangkaian serangan roket dan serangan udara Israel di Gaza, Lebanon dan Suriah.

Berbicara pada Minggu (9/4), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Sinan Al Majali menyalahkan situasi tersebut kepada Israel.

“Pemerintah Israel memikul tanggung jawab atas eskalasi di Yerusalem dan di semua wilayah Palestina yang diduduki,” kata Al Majali, seperti dikutip dari The National, Senin (10/4).


Meningkatnya kekerasan di Tepi Barat dan Yerusalem sejak pemerintah sayap kanan ultra mengambil alih kekuasaan di Israel pada akhir Desember, menyebar melintasi perbatasan akhir pekan Paskah ini.

Israel membom sasaran di Suriah dan Lebanon dalam dua hari terakhir setelah roket ditembakkan dari kedua negara.

Satu roket meledak di utara Yordania semalam, kata militer Yordania, menyoroti kedekatan kerajaan itu dengan kelompok-kelompok militan yang didukung Iran.

Al Majali juga mengingatkan mengenai kekerasan di Masjid Al Aqsa. Ia mengatakan, Israel, sebagai kekuatan pendudukan di bawah hukum internasional, harus menahan diri dari tindakan apa pun yang akan merusak kesucian tempat suci.

"Israel harus disalahkan atas kerusakan yang akan menjadi lebih buruk jika tidak menghentikan serangannya ke Masjid Al Aqsa dan tekanan kepada jamaah," kata Al Majali.

Yordania memiliki perbatasan yang panjang dengan Israel tetapi kedua negara menandatangani perjanjian damai pada tahun 1994.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya