Berita

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Ada Nuansa Ketidakmampuan KIB dan KKIR Berkompetisi Lawan KPP

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 15:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Munculnya wacana koalisi besar dinilai tidak mampu menyaingi Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan di kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Wacana koalisi besar itu terdiri dari gabungan lima partai dari dua koalisi yakni Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar, PPP, PAN) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (Gerindra dan PKB).

Hal itu disampaikan oleh pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Dedi Kurnia Syah, ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL lewat pesan singkat Whatsapp, Minggu (9/4).


“Ada nuansa ketidakmampuan berkompetisi, karena menganggap rival yang muncul sebagai ancaman,” kata Dedi.

Dedi menambahkan, ketidakmampuan lima partai politik melawan Anies Baswedan itulah yang mendorong mereka membuat koalisi besar.

“Bisa jadi itu memicu KIB dan KKIR untuk menggabungkan kekuatan, sehingga mereka bisa dianggap tidak percaya diri,” ujarnya.

Terlebih, lanjut Dedi, ada dorongan Presiden untuk menyatukan lima partai politik tersebut, semakin mempertajam ketakutan para elite yang tergabung dalam koalisi pemerintahan, Anies Baswedan memenangkan Pilpres 2024.

“Ini memantik ketakutan berlebih terhadap lawan politik yang akan mereka hadapi di 2024,” demikian Dedi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya