Berita

Salah satu anak Ukraina berpelukan dengan ibunya saat keluar dari bus pada Sabtu, 8 April 2023/Twitter @MykolaKuleba

Global

Diculik Rusia Selama Berbulan-bulan, Puluhan Anak Ukraina Berhasil Dibawa Pulang

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 11:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Puluhan anak Ukraina yang diculik dan dibawa ke Rusia sejak invasi, kini telah berhasil dibawa pulang kembali pada Sabtu (8/4).

Evakuasi tersebut dilakukan berkat upaya dari badan organisasi Save Ukraine, dalam operasi penyelamatannya yang kelima, yang membantu 31 anak-anak untuk bergabung kembali bersama keluarganya di Kyiv.

"Hari ini, kami menyambut pulang 31 anak Ukraina yang diculik oleh Rusia dari wilayah pendudukan. Ini adalah yang paling menantang dari semua misi penyelamatan sebelumnya," kata Direktur Eksekutif Save Ukraine, Mykola Kuleba, dalam cuitannya di Twitter.


Berdasarkan unggahan video yang Kuleba unggah, terlihat bahwa lusinan anak-anak itu berpelukan sambil menangis dengan keluarga dan kerabat mereka ketika keluar dari bus.

Menurut lembaga tersebut, kedepannya mereka berencana untuk fokus pada pemulihan fisik dan psikologis dari anak-anak dan orang tua yang telah terpisah selama berbulan-bulan lamanya.

Seperti dimuat New York Post, yang mengutip dari portal Children of War Ukraina, ada lebih dari 19.000 anak-anak yang telah dibawa paksa dari Rusia, yang kepulangannya saat ini masih terus diupayakan oleh beberapa organisasi kemanusiaan internasional.

Bulan lalu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) sendiri, telah meningkatkan tekanannya pada Rusia, dengan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden Vladimir Putin dan  Komisaris Hak Anak Maria Lvova-Belova karena dianggap telah melakukan kejahatan perang, termasuk mendeportasi ribuan anak Ukraina secara ilegal.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya