Berita

Tangkapan layar pertemuan Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Viral, Potongan Video Luhut Minta Prabowo Jangan Macem-macem

SABTU, 08 APRIL 2023 | 22:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Potongan video Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadap Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, viral di media sosial.

Pada video itu, terekam Luhut tengah duduk di kursi. Sementara, Prabowo berdiri dengan menampilkan sikap hormat.

Luhut lalu berkata, "Bowo kau jangan macem-macem Bowo."


"Kalau abang tidak ijinkan saya duduk, saya nggak duduk," kata Prabowo dalam video viral itu.

Luhut lantas membalas, "Duduk diberi."

Kehangatan pada video itu, secara tersirat menampilkan adanya potensi dukungan Luhut kepada Prabowo untuk ambil bagian pada Pilpres 2024.

Dengan potensi dukungan yang didapat Luhut. Prabowo tampak sedang di atas angin.

Ini lantaran potensi dukungan elite dan partai politik kepada Prabowo juga semakin besar.

Di saat pesaing terdekatnya, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang menjadi bulan-bulanan masyarakat usai menolak kehadiran Tim Israel yang berbuntut gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2023, Prabowo justru semakin dekat dengan Joko Widodo.

Terbukti, dalam beberapa kegiatan, Jokowi mengajak Prabowo untuk mendampingi.

Bahkan, saat Silaturahmi Ramadhan PAN, Jokowi sempat menyinggung dukungan politiknya untuk Prabowo di hadapan empat ketua umum partai politik koalisi pemerintah.

Apalagi di acara itu juga, muncul wacana Koalisi Besar yang sedianya akan diisi Partai Golkar, PAN, PPP, PKB, dan Gerindra.

Jika Koalisi Besar ini terbentuk, maka Prabowo berpotensi besar menjadi calon presiden yang diusung. Ini karena Prabowo adalah kandidat capres paling populer dan elektabilitasnya tertinggi di antara tokoh lainnya dalam Koalisi Besar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya