Berita

Soimah saat tampil di podcast mojokco/Ist

Entertainment

Berkisah soal Petugas Pajak, Soimah: Saya Pernah Diperlakukan seperti Koruptor!

SABTU, 08 APRIL 2023 | 14:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Artis kondang Soimah Pancawati ternyata punya catatan tersendiri soal oknum petugas pajak. Dia mengaku pernah mendapatkan perlakukan tidak mengenakkan, bahkan merasa diperlakukan seperti maling alias koruptor.

Padahal dia mengaku taat pajak. Apalagi di tempat dia bekerja, yakni industri pertelevisian nasional, setiap kali menerima honorarium, otomatis sudah dipotong pajak.

“Bayar pajak itu kewajiban. Honor dari TV, kerja iklan di mana pun, pasti udah potong pajak. Itu kita sudah tahu, kita sadar itu, Soimah gak bakal lari kok!” tegasnya, saat tampil di kanal YouTube Mojokco, dikutip Sabtu (8/4).


Pada 2015 silam, aktris dengan persona sinden itu mengaku didatangi petugas pajak yang bersikap tidak sopan, layaknya orang bertamu.

“Buka pagar tanpa kulo nuwun, tiba-tiba udah di depan pintu, seakan-akan saya mau melarikan diri. Pokoknya saya dicurigai untuk pemeriksaan-pemeriksaan gitu. (Padahal) rumah saya bisa dicari, jadi jangan khawatir, bayar ya bayar,” tuturnya.

“Tapi perlakukanlah dengan baik. Saya merasa diperlakukan seperti bajingan, seperti koruptor!” imbuhnya menyesalkan.

Soimah mengaku selalu taat pajak. Tapi ia heran dengan sikap para petugas pajak yang dinilainya berlebihan. Padahal alamat rumah dan data pendukung lain lengkap, sebagai publik figur, bisa diakses publik.  

“Jadi jangan perlakukan wajib pajak seperti maling. Ngomong pelan-pelan, harus baik-baik,” pintanya.

Dia juga mengisahkan di awal-awal sukses di karir seninya.
"Di awal-awal sukses itu saya banyak duit. Tugas pertama saya ya membahagiakan keluarga, membantu keluarga. Masak bantu keluarga gak boleh? Ini malah dimintai nota. Lho masak bantu keluarga pakai nota? Jadi mereka (petugas pajak) gak percaya. Masak bantu keluarga besarnya segitu? Lho ya terserah saya toh!" sergahnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya