Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengunjuingi Presiden Xi Jinping di Beijing/Net

Dunia

Pakar China: Kunjungan Macron dan von der Leyen ke Beijing, Babak Baru dalam Hubungan UE-China

SABTU, 08 APRIL 2023 | 06:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan Eropa dan China memasuki babak baru saat Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berjabatan tangan dengan Presiden Xi Jinping di Beijing.

Di tengah ketegangan global, tiga pemimpin top membuat langkah baru yang cukup mengejutkan, yaitu selain mempromosikan perdamaian dan penyelesaikan konflik Ukraina, juga mengembangkan hubungan perdagangan Eropa dengan Beijing, sebagaimana harapan Macron.

Francesco Sisci, seorang profesor di Pusat Studi Eropa Studi di Renmin University of China yang berbasis di Beijing, mengatakan kepada TASS dalam sebuah wawancara pada Jumat (7/4) bahwa meskipun China dan Eropa, utamanya Prancis, pada awalnya tidak memiliki rasa antusias untuk membuka hubungan, saat ini kedua negara mencoba untuk menyatukan misi mereka.


"Kunjungan itu menarik," kata Sisci, menyoroti pertemuan Xi dengan Macron dan von der Leyen yang berlangsung pada Kamis.

"Ini membuka babak baru dalam hubungan Eropa dengan China. Apa yang terjadi pada dasarnya adalah tindakan penyeimbangan, walau tanpa rasa antusias (yang ditunjukkan oleh para pihak) sebelumnya," katanya.

Dinginnya hubungan antara China dan AS juga belum mereda, tetapi Eropa telah membuat langkah baru dengan mengunjungi China dan meminta dialog dengan Xi terkait banyak hal.

Macron tiba di China dalam kunjungan kenegaraan pada Rabu. Presiden Komisi Eropa tiba di China pada waktu yang sama.

Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Macron dan von der Leyen di Beijing pada Kamis. Masalah penyelesaian krisis Ukraina adalah salah satu topik utama yang dibahas dalam pembicaraan antara pemimpin China dan tokoh politik senior Eropa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya