Berita

Mantan pegawai KPK yang kini menjadi ASN di Polri, Yudi Purnomo/RMOL

Politik

Klaim Yudi Purnomo, OTT Bupati Meranti Prestasi Endar Priantoro

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 14:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan pegawai KPK yang kini menjadi ASN di Kepolisian, Yudi Purnomo berpandangan kalau penangkapan Bupati Meranti Muhammad Adil tidak lepas dari prestasi Brigjen Endar Priantoro sebagai Direktur Penyelidikan.

Menurut Yudi, penyelidik KPK masih semangat memberantas korupsi walau konflik internal KPK semakin kuat akibat pemberhentian Endar Priantoro.

“Para penyelidik ini menuntaskan kasus yang sebelumnya dipimpin oleh Endar untuk membuktikan kepada pimpinan KPK bahwa Endar kompeten sebagai Direktur Penyelidikan, buktinya kasus yang ketika itu dipimpin Endar ini tuntas dengan OTT terhadap Bupati Meranti,” kata Yudi dalam keterangan tertulis, Jumat (7/4).


“Ini sekaligus tambahan bukti prestasi tidak terbantahkan Endar selaku Direktur Penyelidikan,” klaim dia.

Kolega Novel Baswedan yang sama-sama gagal TWK calon pegawai KPK ini menjelaskan, peran Direktur Penyelidikan sangat sentral dalam mengarahkan dan memanajemen satgas penyelidikan di lapangan maupun di kantor KPK.

Dikatakan Yudi, OTT bukan proses yang instant namun membutuhkan waktu berminggu bahkan hitungan bulan. Dengan begitu, Yudi ingin mengatakan kalau OTT ini tidak lepas dari peran Endar.

“OTT ini bisa jadi bukti tambahan bagi Dewas KPK bahwa kinerja Endar tidak diragukan lagi sehingga tidak ada alasan logis mengembalikan Endar ke Kepolisian,” ujar dia.

OTT Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil ini merupakan OTT yang pertama KPK di tahun 2023. Artinya sepanjang bulan Januari hingga 31 Maret 2023, lembaga anti rasuah itu tidak pernah melakukan OTT.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya