Berita

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Dunia

Sudarnoto Abdul Hakim: Sikap Brutal Israel Memperlihatkan Netanyahu Sedang Tertekan

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 12:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Berbagai tekanan yang tengah dihadapi oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat ini tampaknya membuat kebijakan yang diambil blunder.

Meski tindakan keras Israel terhadap Palestina telah dilakukan sejak lama, namun persoalan instabilitas politik dalam negeri hingga perkembangan di kawasan tampaknya membuat Netanyahu semakin mengalami tekanan berat.

Begitu kiranya pendapat dari pengamat hubungan internasional sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim dalam pernyataannya yang diterima redaksi pada Jumat (7/4).


"Benyamin Netanyahu nampak semakin mengalami tekanan berat karena terancam ambruk akibat problem politik internal," kata Sudarnoto.

Di samping itu, normalisasi hubungan diplomatik antara Iran dan Arab Saudi yang difasilitasi oleh China juga dinilai sebagai ancaman serius bagi Israel. Terlebih pengaruh Amerika Serikat (AS) terhadap Israel, khususnya di bawah pemerintahan Netanyahu, juga semakin lemah.

"Sikap brutal Israel hemat saya adalah kompensasi dari kegalauan, kejengkelan dan tekanan terhadap pemerintahan  Netanyahu. Secara moral sesungguhnya Israel sudah  mengalami kebangkrutan akal," tegasnya.

Kebrutalan tindakan yang dilakukan oleh Israel, lanjut Sudarnoto, telah menyadarkan negara-negara yang selama ini melakukan normalisasi hubungan.

Tidak hanya itu, Iran, Turki, Indonesia, Malaysia dan Cina juga memiliki kekuatannya masing-masing untuk menekan Israel.

Jika semua tekanan diberikan kepada Netanyahu, diharapkan dapat menghentikan tindakan terorisme Israel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya