Berita

Remote Weapon Systems (RSW) buatan pabrik Australia/Net

Dunia

Ukraina Beli 100 Sistem Senjata Jarak Jauh Milik Australia

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 11:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pembelian 100 sistem senjata jarak jauh atau Remote Weapon Systems (RSW) buatan pabrik Australia, telah disepakati Ukraina dengan harga 80,3 juta dolar AS atau Rp 1,1 triliun.

Menurut pabrikan Electro Optic Systems (EOS) pada Kamis (6/4), teknologi pada RWS akan memberi Angkatan Bersenjata Ukraina peningkatan akurasi dan keandalan saat mengenai aset musuh.

Pejabat EOS, Andreas Schwer mengatakan bahwa dengan sistem baru, tentara tidak perlu membuka kepala mereka di atas turret, yang meningkatkan kemungkinan tertembak.


“Mereka dapat tetap berada dalam lingkungan terlindung di dalam kendaraan,” ujarnya, seperti dimuat The Defense Post.

Dengan kontrak pembelian yang disepakati Ukraina, Schwer berharap penjualan senjata Australia dapat meluas ke negara Eropa lain yang dilanda ancaman perang.

"Ini adalah pembuka pintu yang besar, tidak hanya ke pasar Ukraina, tetapi juga ke pasar Eropa Timur, kami berharap bahwa produk kami yang  terbukti di medan perang ini akan memberi kami peluang lebih lanjut di seluruh dunia," kata Schwer.

Pengadaan senjata besar-besaran di Ukraina dilakukan untuk meningkatkan kemampuannya melawan agresi Rusia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya