Berita

Putri sulung Wakil Presiden RI, Maruf Amin, Siti Ma'rifah/Ist

Politik

Bantah Titip Mahasiswa Unila, Putri Maruf Amin Siap Dikonfrontir

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 10:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Putri sulung Wakil Presiden RI, Maruf Amin, Siti Ma'rifah membantah tuduhan menitipkan mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) kepada Karomani.

Hal itu menyusul kesaksian mantan rektor Unila, Karomani dalam sidang kasus suap penerimaan mahasiswa baru Unila di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (6/4). Dalam kesaksiannya, Karomani mengaku menerima titipan mahasiswa dari Siti Ma'rifah.

“Ini fitnah,” bantah Siti Ma’rifah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/4).


Siti Ma’rifah mengatakan, adanya tuduhan tersebut menjadi ujian baginya di bulan suci Ramadhan ini.

Sementara itu, pihaknya mengaku siap jika harus dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum untuk membuktikan fitnah tersebut.

“Saya siap dikonfrontir dengan pihak manapun yang mengatasnamakan saya. Hukum itu kan harus dibuktikan dan harus ada motif untuk lahirnya sebuah perbuatan hukum,” tutupnya.

Dalam kesaksian Karomani, terungkap ada dugaan titipan calon mahasiswa baru Unila dari putri Wapres Maruf Amin, Siti Ma’rifah. Hal ini terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menunjukkan daftar tabel calon mahasiswa titipan tahun 2021 pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila.

Di daftar tersebut, tercantum kode 421-311-10473 di urutan ke-12, MFJ Nama (calon mahasiswa), Pilihan 1 Pendidikan Kedokteran, Pilihan 2 UINJ Pendidikan Dokter, Anak Wapres/Rektor.

"Itu titipan anak Wapres yang lewat saya, makanya kodenya 'Rektor'. Anak kandung Wapres Bu Siti Ma'rifah, kami dekat karena sama-sama dari Banten," kata Karomani di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (6/4).

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya