Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Serang Pos Keamanan, Kelompok Jihadis Mali Bunuh Lima Orang

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 10:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemberontak jihadis menyerang sebuah pos pemeriksaan keamanan di Mali selatan. Akibatnya lima orang meninggal dunia, tiga di antaranya adalah aparat polisi.  

Berdasarkan laporan dari seorang pejabat lokal, kelompok jihadis bersenjata api itu menyerbu pos pemeriksaan Nossombougou secara tiba-tiba pada Kamis (6/4) waktu setempat.

“Serangan itu telah menewaskan tiga polisi, dan dua warga sipil, termasuk seorang pengemudi Senegal,” katanya, yang dimuat The Defense Spot.


Dalam beberapa tahun terakhir ini, pemberontak jihadis yang berafiliasi dengan Al Qaeda dan kelompok ISIS telah meningkatkan operasi ke Mali dan negara-negara tetangga lainnya, seperti Niger, Burkina Faso, dan Nigeria.

Atas kesepakatan kedua negara baru-baru ini, tentara Nigeria telah dikerahkan masuk ke wilayah Mali untuk memberantas sendiri kelompok teroris tersebut, yang kerap meluncurkan serangan ke negara tetangga.

Sejak 2012 lalu, Mali masih terus berjuang melawan krisis keamanan dan krisis politik di dalam negeri setelah pemberontakan jihadis dan separatis meletus di negara tersebut.

Menurut laporan PBB, sekitar 1.277 warga sipil tercatat tewas di tangan kelompok teroris pada 2022. Jumlah itu lebih banyak dua kali lipat daripada 2021 lalu.

Hal tersebut telah memicu lebih dari dua juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk menghindari kelompok pemberontak jihadis.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya