Berita

Asap mengepul di tengah bangunan selama serangan udara Israel di Gaza/Net

Dunia

Jet Israel Serang Dua Pabrik Senjata Milik Hamas

JUMAT, 07 APRIL 2023 | 06:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua pabrik senjata milik Hamas diserang jet tempur Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Kamis tengah malam (6/4) waktu setempat.

Dalam keterangannya, IDF mengatakan serangan yang dilakukannya ke terowongan teroris di Beit Hanoun dan Khan Younis sebagai bagian dari misi Guardian of the Walls.

IDF juga memastikan bahwa serangan yang mereka luncurkan tidak menimbulkan ancaman bagi warga sipil karena kedua terowongan itu tidak menjadi perlintasan warga.  


IDF mengatakan serangan itu merupakan tanggapan atas pelanggaran keamanan oleh Hamas dalam beberapa hari terakhir. Dikatakan Hamas bertanggung jawab atas setiap serangan yang datang dari Jalur Gaza.

Setelah serangan udara, Kementerian Kesehatan Gaza mengeluarkan pernyataan.

"Kami mengikuti perkembangan lapangan sebagai akibat dari eskalasi Israel di Jalur Gaza, dan kami mengonfirmasi bahwa tidak ada korban luka yang sampai ke rumah sakit di Jalur Gaza sampai sekarang," kata Kementerian tersebut, seperti dikutip dari The National.

Serangan udara itu terjadi ketika Kabinet Keamanan Israel mengadakan pertemuan untuk membahas tanggapan atas apa yang digambarkan oleh IDF sebagai salvo roket terbesar sejak perang 2006 ke Israel utara. Sebagian besar dari 34 proyektil berhasil dicegat, tetapi ada dua luka ringan dan satu kebakaran.

Sebelumnya pada Kamis, Israel menyerang Lebanon selatan dengan tembakan artileri setelah roket diluncurkan melintasi perbatasan, yang bisa menjadi eskalasi terbesar antara kedua negara dalam satu dekade.

Mereka segera menuduh kelompok-kelompok Palestina menembakkan rentetan roket lintas batas.

"Kami akan membalas musuh kami dan mereka akan membayar harga untuk setiap tindakan agresi," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu setelah pertemuan Kabinet pada Kamis malam untuk mengatasi kerusuhan yang meningkat di seluruh negeri .

“Musuh kita akan belajar lagi bahwa selama masa perang, warga Israel berdiri bersama dan bersatu, dan mendukung tindakan IDF dan pasukan keamanan lainnya untuk melindungi negara kita dan warga negara kita," katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya