Berita

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga/Ist

Politik

Jika PDIP Masuk Koalisi Besar, Penentuan Capres-Cawapres Bakal Rumit

KAMIS, 06 APRIL 2023 | 11:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bahwa penentuan capres dan cawapres di Koalisi Besar tidak akan alot diikuti sebuah catatan. Yaitu kalau PDIP tidak bergabung.

Menurut pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, Prabowo tampaknya yakin dirinya jadi sosok paling layak menjadi capres bila Koalisi Besar terbentuk.

"Keyakinan itu didasari dari elektabilitas lima ketum yang akan bergabung dalam Koalisi Besar, hanya Prabowo yang elektabilitasnya paling tinggi," kata Jamiluddin lewat keterangan tertulisnya, Kamis (6/4).


Mantan Dekan Fikom IISIP ini menambahkan, Koalisi Besar tinggal meyakinkan Golkar untuk merelakan Ketum Airlangga Hartarto menjadi cawapres. Peluang itu cukup besar mengingat elektabilitas Airlangga memang masih rendah dibanding Prabowo.

"Jadi, dilihat dari elektabilitasnya, Prabowo dan Airlangga yang paling layak diusung Koalisi Besar. Pasangan ini tampaknya akan diterima PKB, PAN, dan PPP," ujarnya.

Hanya saja, lanjut Jamiluddin, pasangan Prabowo-Airlangga berpeluang besar ditolak bila PDIP ikut bergabung ke Koalisi Besar.

"Sebab, Megawati Soekarnoputri sudah berulang kali menyatakan capres dari PDIP harga mati," demikian Jamiluddin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya