Berita

Komisaris Perlindungan Anak Rusia, Maria Lvova-Belova/Net

Dunia

Rusia Siap Kembalikan Anak-anak Ukraina jika Orang Tua Meminta

RABU, 05 APRIL 2023 | 22:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemindahan anak-anak Ukraina yang ada di Rusia akan segera dilakukan jika ada permintaan dari orang tua mereka.

Begitu yang disampaikan Komisaris Perlindungan Anak Rusia, Maria Lvova-Belova, selama konferensi pers pada Selasa (4/4).

Ia mengumumkan bahwa para orang tua Ukraina yang kehilangan anaknya di medan perang dapat mengirim email kepadanya.


"(Anda bisa) menulis (Email) kepada saya, untuk menemukan anak Anda," ujarnya, seperti dikutip dari Al-Arabiya pada Rabu (5/4).

Meski begitu, ia mengaku belum dihubungi oleh perwakilan otoritas Ukraina mana pun tentang anak-anak yang dideportasi sejak awal konflik.

Merujuk pada laporan kantornya, Lvova-Belova mengungkap telah ada 16 anak dari sembilan keluarga yang telah dipersatukan dengan kerabat mereka di Ukraina sejak bulan lalu.

Lvova-Belova membantah tuduhan yang menyebut pihaknya telah membawa mereka secara paksa dari medan perang.

Anak anak itu, disebut Lvova-Belova, telah diberi kewarganegaraan Rusia, tetapi masih mempertahankan kewarganegaraan Ukraina mereka.

Meski begitu, ia masih menolak untuk menerbitkan daftar lengkap anak-anak Ukraina yang dibawa ke Rusia.

Lvova-Belova merupakan Komisaris perlindungan anak Rusia yang mendapat surat penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) bulan lalu, atas tuduhan deportasi anak-anak secara ilegal dari wilayah Ukraina.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya