Berita

Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan/Net

Politik

Usai Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia, Survei: Elektabilitas Prabowo Juara, Anies Unggul di Atas Ganjar

RABU, 05 APRIL 2023 | 20:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penolakan terhadap Tim Israel yang akan berlaga di Piala Dunia U-20, membawa dampak langsung pada elektabilitas Gubernur Jawa Tengah.

Begitu dikatakan Peneliti Merdeka Institute Publik Opinion Survey (MIPOS) Yuyun Andriani saat memaparkan hasil survei bertajuk "Elektabilitas Capres dan Partai, Parca Gonjang-ganjing Pembatalan Piala DUnia U-20", secara virtual Rabu (5/4).

Pada survei itu, dikatakan Yuyun, memang nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan capaian angka 33,6 persen. Di bawahnya, ada mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mulai unggul dari Ganjar.


"Tetapi, posisi kedua diambil alih Anies Baswedan dengan elektabilitas 21,5 persen, baru kemudian disusul Ganjar Pranowo 16,8 persen," katanya.

Di bawah tiga nama itu, kata Yuyun ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (6,9 persen), Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno (4,5 persen), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurty Yudhoyono (4,2 persen), dan Menteri BUMN Erick Thohir (4,1 persen).

Dengan elektabilitas di bawah 4 persen, ada Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Sementara masih ada sebanyak 2,9 persen responden mengaku belum punya pilihan," katanya.

Survei dilakukan dengan metode telesurvey, dengan analisis media monitoring yang dilakukan pada tanggal 29 Maret s/d 3 April 2023.

Total sampel sebesar 1200 responden diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak sistematis

Batas kesalahan ditetapkan 2,83 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya