Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Didukung Maju Nyapres di 2024, Perpecahan Internal PDIP Bisa Dihindari

RABU, 05 APRIL 2023 | 17:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dukungan terhadap Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang disampaikan mantan anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Zulfan Lindan, dipandang bisa jadi pemecah kebuntuan di internal partai banteng moncong putih.

Analisis tersebut disampaikan Direktur Survei dan Polling Indonesia (Spin), Igor Dirgantara, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/4).

“Jika memang Megawati nanti maju sebagai capres 2024, itu bisa jadi untuk menghindari perpecahan di internal PDIP itu sendiri,” tutur Igor.


Ia menerangkan, perilaku kader-kader di internal PDIP membuat wacana Megawati nyapres menjadi mencuat. Pasalnya, ada keterbelahan di antara pendukung figur potensial di internal partai tersebut.

“Antara pendukung Ganjar dan pendukung Puan Maharani,” sambungnya mengungkap.

Maka dari itu, dukungan Zulfan Lindan kepada Megawati disinyalir untuk mendinginkan situasi internal PDIP. Sekaligus memecah kebuntuan dinamika politik Pilpres 2024 di partai tersebut agar tak terjadi perpecahan.

“Kemunculan tiga paslon di Pemilu 2024, selain poros Prabowo di satu sisi dan poros Anies di sisi lain, dianggap bisa meminimalkan tajamnya polarisasi politik,” demikian Igor.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

UPDATE

Empat Anggota TNI Penyiram Air Keras Sebaiknya Diadili di Pengadilan Sipil

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:05

Tiga Kecelakaan di Tol Jateng Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:01

Kejahatan Perang Trump

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:36

Hadiri Jakarta Bedug Festival, Pramono Tekankan Kebersamaan Sambut Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:14

Kenapa Pemimpin Iran Mudah Sekali Diserang Israel-AS

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:07

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI dan Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:23

Hukum Militer, Lex Specialis, dan Ujian Akuntabilitas dari Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:04

Korlantas Gagal Tangani Arus Mudik

Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00

Dokter Tifa Ngaku Dikuatkan Roy Suryo yang Masih Waras

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:29

Air Keras dari Orang Dalam

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:11

Selengkapnya