Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Setting Pilpres 2024, Ingin Koalisi Besar Terbentuk?

RABU, 05 APRIL 2023 | 13:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Panggung politik Pilpres 2024 bakal diramaikan oleh parpol-parpol parlemen, non parlemen, dan yang baru. Hanya saja, muncul analisa tentang pengaturan kontestan oleh rezim sekarang ini.

Disampaikan pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, masyarakat bisa melihat dinamika politik saat ini masih tidak jelas. Karena, mayoritas parpol parlemen yang berada di lingkaran kekuasaan, belum juga mengumumukan capres yang akan diusungnya.

Menurutnya, salah satu sebab stagnasi politik itu terjadi pada parpol-parpol yang ada di koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo, yakni karena ada upaya rezim menyandera mereka agar mengikuti kemauan kelompok penguasa.


“Jokowi hanya punya obsesi bukan Anies Baswedan yang akan melanjutkan kebijakannya,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/4).

Mengingat masa jabatan sebagai Presiden RI sudah dua periode diemban, Efriza memandang Jokowi masih tetap memiliki hasrat politik di 2024 nanti.

“Jokowi memang mengharapkan Pilpres 2024 sesuai keinginannya. Ia ingin sebagai presiden dapat membentuk koalisi pemerintahan yang besar,” tuturnya.

Lebih dari itu, dosen ilmu pemerintahan Universitas Sutomo itu menuturkan, Jokowi punya tujuan khusus untuk bisa melanjutkan pemerintahannya dan segala bentuk program di dalamnya.

“Maka (arahnya Jokowi) juga dapat memberikan pertimbangan tentang figur capres-cawapres maupun mendesain berbagai kemungkinan koalisi di Pilpres 2024,” demikian Efriza menambahkan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya