Berita

Pemimpin Partai Demokrat Liberal Rusia (LDPR) Leonid Slutsky/Net

Dunia

Politikus Rusia: Penangguhan Hukuman Mati Harus Segera Dicabut

RABU, 05 APRIL 2023 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serangan bom yang menargetkan blogger terkenal Rusia mendorong beberapa politisi menyerukan pencabutan moratorium hukuman mati.

Berbicara pada sesi pleno Duma Negara atau majelis rendah Rusia, Selasa (4/4), pemimpin Partai Demokrat Liberal Rusia (LDPR) Leonid Slutsky mengatakan, perlu menghukum pelaku teroris yang telah sewenang-wenang membunuh orang-orang dengan hukuman mati.

Ia mengungkapkan telah lama ia menyoroti penangguhan hukuman mati yang diterapkan Dewan Eropa. Penangguhan hukuman mati justru membuat teroris semakin merajalela.


“Setelah bergabung dengan Dewan Eropa pada tahun 1996, kami mengamati dan terus mengamati moratorium hukuman mati. Sekarang, apa yang terjadi pada kawan kami, Vladlen Tatarsky?" katanya, seperti dikutip dari TASS.

"Lalu, yang terjadi sekarang di medan perang operasi militer, merobek di hati sanubari kami untuk merevisi norma ini," lanjutnya.

Vladlen Tatarsky, blogger terkenal berusia 40 tahun dengan ribuan pengikut di akun Telegram, tewas akibat ledakan bom saat ia mengadakan diskusi dengan komentator pro-perang lainnya di sebuah kafe di tepi Sungai Neva di jantung bersejarah St Petersburg pada Minggu.

Tatarsky, yang bernama asli Maxim Fomin, sedang bertemu anggota masyarakat ketika seorang wanita memberinya sebuah kotak hadiah berisi patung, yang tak lama kemudian meledak menghancurkan seluruh kafe.

Selain menewaskan Tatarsky, ledakan itu menyebabkan lebih dari 30 orang terluka.

Menurut Komite Anti-Teroris Nasional Rusia, serangan teror itu diorganisir oleh dinas khusus Ukraina. Komite Investigasi Rusia telah mengklasifikasi ulang kasus kriminal atas tuduhan pembunuhan sebagai tindakan terorisme.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya