Berita

Brigjen Endar Priantoro dengan istrinya saat bermain golf/Net

Politik

Pamer Kemewahan Brigjen Endar Bertentangan dengan Spirit KPK

SELASA, 04 APRIL 2023 | 21:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, menilai bahwa tingkah pamer kemewahan yang dilakukan mantan Dirlidik KPK Brigjen Pol Endar Priantoro dan istrinya bertentangan dengan spirit.

“Karena etika di KPK tentunya sangat ketat terkait gaya hidup. Sangat tidak elok, bila penyidik utama di KPK memamerkan kemewahan yang tentunya bertentangan dengan spirit lembaga,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Selasa (4/4).

Sehingga, Bambang menegaskan, keputusan KPK memberhentikan Endar Priantoro dari jabatannya sudah tepat.


“Penugasan anggota kepolisian di KPK harus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna (KPK). KPK lah yang mengetahui kebutuhan lembaganya. Jadi kalau KPK merasa personel yang ditugaskan Polri di instansinya sudah tak sesuai yang dibutuhkan, bisa saja dikembalikan, dan KPK boleh meminta ganti sesuai kebutuhannya,” ujarnya.

Bambang mengatakan, justru yang menarik perhatian adalah kenapa Kapolri memaksakan Endar Priantoro tetap di KPK. Menurut Bambang, apakah di tubuh Polri tidak ada anggota yang lebih kompeten sesuai kebutuhan KPK selain Endar.

“Makanya pertanyaan ini akhirnya muncul. Kenapa Kapolri harus memaksakan Endar Priantoro?,” katanya.

Selain itu, Bambang juga menyoroti langkah Endar yang melaporkan Ketua dan Sekjen KPK kepada Dewan Pengawas.

“Gugatan Endar pada Ketua KPK itu salah sasaran. KPK sebagai user tentunya menggunakan penyidik termasuk deputi penyidikan dan lain-lain sesuai kebutuhan.
Ketika tidak diperpanjang, sah-sah saja dikembalikan pada instansi asal,” ungkapnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya