Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

Selain Indonesia, Daftar Negara Ini Juga Batal Jadi Tuan Rumah Pertandingan Sepak Bola Internasional

SELASA, 04 APRIL 2023 | 15:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun ini resmi dibatalkan oleh FIFA.

Menurut penuturan FIFA, pembatalan dilakukan sehubungan dengan ketidaksiapan Indonesia, Tragedi Kanjuruhan dan penolakan sejumlah tokoh terhadap keikutsertaan Timnas Israel.

Namun, ternyata Indonesia bukan satu-satunya negara yang gagal menjadi tuan rumah ajang sepak bola internasional.


Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar negara-negara yang tidak jadi menyandang status tuan rumah:


Nigeria

Nigeria menjadi negara pertama yang gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 1991.

Pencabutan status itu dilakukan FIFA, setelah Federasi Sepakbola Nigeria (NFF) terbukti melakukan pemalsuan umur dalam Timnas Nigeria U-20.

Posisi Nigeria akhirnya digantikan oleh Portugal yang dinilai lebih layak mengemban tugas tersebut.


Yugoslavia (Piala Dunia U-20 1993)

Masih di ajang yang sama, kesempatan Yugoslavia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 1993 juga gagal karena bertepatan keruntuhan Uni Soviet dan perang besar dalam negeri.

Tuan rumah kemudian dipindahkan kepada Australia.


Nigeria (Piala Dunia U-20 1995)

Kembali diberi kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 1995, tetapi akhirnya terpaksa dibatalkan kembali karena saat itu Nigeria diserang wabah meningitis.

Karena kondisi yang tidak memungkinkan, Nigeria memilih mundur dari tuan rumah, kemudian tanggung jawab itu dipindahkan ke Qatar.


Kolombia (Piala Dunia U-20 1986)
Kolombia menjadi salah satu negara yang batal menjadi tuan rumah Piala Dunia 1986. Padahal, Kolombia sudah mendaftarkan diri sebagai kandidat tuan rumah sejak 1973.

Sayangnya, infrastruktur yang disediakan Kolombia kala itu tidak mampu memenuhi standar FIFA. Akhirnya pada 25 Oktober 1982 pemerintah Kolombia mengumumkan pengunduran diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 1986.

Sebagai penggantinya, FIFA menunjuk Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 1986.


Irak (Piala Dunia U-20 2003)

Irak gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2003 setelah invasi militer Amerika Serikat meletus di negara tersebut.
Uni Emirat Arab kemudian ditunjuk FIFA untuk menggantikan posisi Irak.
Maroko (Piala Afrika 2015)

Maroko gagal menjadi tuan rumah Piala Afrika 2015 setelah virus mematikan ebola menyerang benua Afrika dan membunuh ribuan orang.

Posisi Maroko akhirnya digantikan oleh Guinea Khatulistiwa dan berlangsung pada 17 Januari hingga 8 Februari 2015.


Kamerun (Piala Afrika 2019)

Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) mencabut status Kamerun sebagai tuan rumah Piala Afrika 2019.

Pasalnya, negara tersebut dinilai tak punya persiapan menggelar turnamen sepak bola paling bergengsi antarnegara Afrika itu.

Turnamen kemudian tetap dilanjutkan dan digantikan oleh Mesir.


Peru (Piala Dunia U-17 2019)   

Negara tersebut batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2019 karena infrastruktur yang tidak memenuhi standar FIFA.

Sebagai penggantinya, FIFA menunjuk Brasil sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2019 sekaligus keluar sebagai juara kala itu.


Argentina (Copa America 2021)

Kemudian, ada Argentina. Negara asal Amerika Selatan itu batal jadi tuan rumah Copa America 2021.

Penyebabnya, pandemi Covid-19 yang menyerang Argentina cukup parah sehingga mereka mengambil langkah lockdown total untuk mencegah penyebaran virus.

Alhasil, Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL) menunjuk Brasil sebagai tuan rumah Copa America 2021 untuk menggantikan Argentina.


China (Piala Asia 2023)

China mundur dari tuan rumah Piala Asia 2023 karena alasan pandemi Covid-19. Tak hanya Piala Asia, China juga mundur dari perhelatan Asian Games untuk 2024.

Kursi tuan rumah sempat ditawarkan kepada Indonesia dan Korea Selatan, namun akhirnya diberikan kepada Qatar setelah Konfederasi Sepak Bola Asian memilih negara itu karena dinilai lebih mumpuni.


Uni Emirat Arab (Piala Asia Barat 2023)

Februari 2023, UEA memilih untuk mengundurkan diri sebagai tuan rumah Piala Asia Barat 2023, yang mengakibatkan penundaan turnamen sepak bola tersebut, dan keterlibatan Tim Thailand yang awalnya akan ikut berpartisipasi.

Pertandingan yang awalnya akan digelar mulai 20 Maret hingga 2 April 2023, diperkirakan akan mundur hingga September mendatang.


Peru (Piala Dunia U-17 2023)

Sepekan setelah Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun ini, FIFA juga mengeluarkan keputusan yang sama dengan mencabut status Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17.

Dalam penjelasannya, FIFA menitikberatkan penyebab pembatalan tersebut dikarenakan alasan infrastruktur yang dinilai belum siap.

Keputusan itu sama seperti yang pernah diterima Peru di ajang yang sama pada 2019.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya