Berita

Dokter Rayendra (jaket merah)/Ist

Kesehatan

Gandeng IIDI, Upaya Dokter Rayendra Cegah Stunting di Bogor

SENIN, 03 APRIL 2023 | 23:56 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dokter Raendi Rayendra tak henti melakukan edukasi kesehatan kepada warga Kota Bogor. Kali ini, menyasar Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara.

Ia datang bersama Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Bogor, Muharti Dedi Abubakar. Kegiatan ini merupakan Bulan Bakti Istri Dokter 2023 dalam mendorong pencegahan stunting.

Diketahui, Dokter Rayendra dinobatkan sebagai kakak asuh cegah stunting untuk Kota Bogor oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).


Dokter Rayendra menjelaskan, stunting  disebabkan berbagai faktor. Salah satunya karena kurangnya asupan penting seperti protein hewani, nabati dan zat besi. Untuk itu, sumber protein hewani sangat penting dan berguna bagi bayi untuk mencegah stunting.

"Kebanyakan masyarakat takut untuk memberi makan telur atau ikan kepada anaknya karena takut menimbulkan alergi dan sejenisnya. Padahal, protein hewani mengandung zat gizi lengkap yang penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak," kata Dokter Rayendra dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (3/4).

Dipaparkan, pertumbuhan anak juga harus dipantau secara berkala di Posyandu. Ini penting untuk melihat keberhasilan intervensi sekaligus upaya deteksi dini masalah kesehatan gizi sehingga tidak terlambat ditangani.

Selain itu, lanjut Dokter Rayendra, pentingnya ASI eksklusif kepada bayi hingga berusia 6 bulan dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.

"Mari kita bersama-sama dorong cegah stunting," pungkas Dokter Rayendra.

Acara Bulan Bakti Istri Dokter 2023 ini turut dihadiri  sejumlah pengurus IIDI Cabang kota Bogor, ahli gizi,  Lurah Tanah Baru, Ronny Kunaefi dan beberapa undangan lainnya. Kegiatan diakhiri dengan pembagian paket asupan gizi kepada anak.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya