Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Angkatan Laut Iran Usir Pesawat Pengintai AS di atas Wilayah Laut Oman

SENIN, 03 APRIL 2023 | 14:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Angkatan Laut Iran dilaporkan telah mengusir pesawat pengintai milik militer Amerika Serikat (AS), yang hendak memasuki wilayah udaranya di atas Laut Oman.

Klaim tersebut disampaikan Kantor Berita Tasnim, pada Minggu (2/4), dengan mengatakan bahwa militer telah memberi peringatan sebelum akhirnya pasukan AS menjauh dari perbatasan udara Teheran dan kembali ke rute internasional.

"EP-3E Angkatan Laut AS hendak memasuki wilayah udara Iran di atas Laut Oman ketika pasukan angkatan laut Iran memberi peringatan kepada pesawat dan memblokir percoban masuknya yang tidak sah," kata media tersebut.


Dimuat FOX News, Senin (3/4), belum ada konfirmasi langsung dari Departemen Pertahanan Washington atas klaim dari Teheran ini, akan tetapi percobaan memasuki teritorial Iran itu terjadi di tengah hubungan kedua negara yang sedang berada di titik terendahnya sepanjang masa.

Pada 2019 lalu, masalah serupa pernah terjadi antara Washington dan Teheran, yang membuat pasukan Iran meledakkan drone yang berkekuatan tinggi ke Angkatan Laut AS di atas Selat Hormuz, yang membuat tegang hubungan kedua negara.

Sementara baru-baru ini militer AS juga telah melakukan beberapa serangan udara presisi di Suriah, yang menewaskan delapan orang Iran yang berada di Damaskus, sebagai pembalasan atas serangan pesawat tak berawak yang dilakukan pasukan Iran di pangkalan koalisi yang menewaskan satu orang Amerika.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya