Berita

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo/RMOL

Nusantara

Keluarga Anak Buah Flexing, Kadishub DKI Minta Maaf

SENIN, 03 APRIL 2023 | 13:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL. Aksi pamer kemewahan (flexing) yang dilakukan istri dan anak dari Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Massdes Arouffy, membuat citra negatif terhadap jajaran ASN Pemprov DKI Jakarta.

Atas ulah keluarga anak buahnya tersebut, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, secara tulus meminta maaf kepada masyarakat.

Syafrin mengatakan saat ini Massdes Arouffy sedang menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat DKI Jakarta terkait unggahan istrinya.


"Kami serahkan prosesnya ke Inspektorat," kata Syafrin yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (3/4).

“Saya dan jajaran Dishub DKI Jakarta berkomitmen untuk mencegah praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai hukum, serta menerapkan nilai-nilai integritas dan pola hidup sederhana pada seluruh pegawai," imbuh Syafrin.

Saat ini Inspektorat Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan pemeriksaan terhadap Massdes terkait laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Karena dalam LHKPN, Massdes melaporkan hanya memiliki harta sebesar Rp 1,8 miliar.

Padahal akun Twitter @partaisocmed belum lama ini mengunggah foto Massdes bersama sang istri yang memakai tas Hermes Birkin Crocodile yang punya banderol 105 ribu dollar AS, atau setara dengan Rp 1,5 miliar.

Tak hanya sang istri, putri Massdes juga kerap memamerkan beberapa koleksi tas mewahnya dari brand ternama, seperti Gucci, Louis Vuitton, Dior, dan Balenciaga.

Kado sepatu mewah hingga perlengkapan fotografi berharga puluhan juta rupiah pun turut dipamerkan oleh sang anak.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya