Berita

Haris Azhar usai mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur/RMOL

Hukum

Haris Azhar Merasa Difitnah dengan Dakwaan Jaksa

SENIN, 03 APRIL 2023 | 13:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Direktur Lokataru Haris Azhar merasa dakwaan Jaksa kepada dirinya yang dianggap mencemarkan nama baik Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan banyak yang tidak sesuai fakta dan bukti dalam proses penyidikan.

"Ada banyak dakwaan yang menurut saya justru fitnah itu," kata Haris usai mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/4).

Namun saat dikulik fakta yang tidak sesuai seperti apa, mantan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) itu enggan membeberkan.


"Nantilah, rahasia dagang itu. Itu nanti muncul di pembelaan kami dua minggu lagi," sambung Haris.

Dalam pemaparannya, Jaksa menyebut Haris Azhar membawa-bawa nama Luhut Binsar Pandjaitan untuk menaik perhatian dan mengelabui masyarakat.

"Yang begitu-begitu lah saya anggap itu dakwaan yang cenderung memfitnah saya, saya justru yang sekarang difitnah," kata Haris menanggapi.

Kasus ini berawal dari adanya Laporan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yang mempersoalkan rekaman video wawancara Fatia Maulida yang diunggah di kanal Youtube milik Direktur Lokataru Haris Azhar. Video itu berjudul "Ada Lord Luhut Di balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!".

Dalam sidang ini Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti duduk sebagai terdakwa. Namun keduanya diadili secara terpisah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya