Berita

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid/RMOL

Politik

PKB Setuju Koalisi Besar, Asal Cak Imin Capres

SENIN, 03 APRIL 2023 | 10:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana peleburan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Besar usai menggelar silaturahmi Ramadhan bersama Presiden Joko Widodo di Kantor DPP PAN, diamini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Namun, ada catatan yang diberikan PKB. Koalisi Besar itu harus mengusung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi calon presiden.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, ketika ditemui wartawan di Jakarta, Senin (3/4).


"Kalau saya secara pribadi setuju saja koalisi besar, asal Pak Muhaimin presidennya," kata Jazilul Fawaid.

"Karena itu yang menjadi tugas kami, sebagai Waketum Bappilu PKB. Kalau itu diterima, ayo dibicarakan, itu lebih baik," imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini melanjutkan, setiap partai politik memiliki hasrat,untuk mengusung kadernya menjadi calon presiden, termasuk PKB.

Maka, jika terjadi Koalisi Besar, PKB sepakat ikut membentuk koalisi itu namun dengan catatan Cak Imin harus menjadi calon presidennya.

"Karena apa? Karena masing-masing partai saya yakin, punya motif dan punya keinginan masing-masing untuk menjaga elektoralnya di Pemilu 2024, sekaligus menempatkan kadernya di pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Dan ini yang sudah menjadi kesepakatan keputusan di tubuh PKB," papar Gus Jazil.

Wakil MPR RI ini menegaskan, PKB berkomitmen terhadap Piagam KKIR yang telah ditandatangani langsung oleh Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

Salah satu poin dalam piagam tersebut disebutkan, calon presiden dan wakil presiden dari koalisi PKB akan ditentukan Prabowo dan Cak Imin selaku ketua umum partai masing-masing.

"Dan sampai di situ, wacana Koalisi Besar ini baru kami dapatkan, sehingga apapun tentu kami harus musyawarahkan dan juga harus kita bicarakan dengan yang lain," demikian Gus Jazil.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya