Berita

Ilustrasi/Repro

Nusantara

Data Pemilih Masih Keliru, Bawaslu PALI Minta KPU Segera Perbaiki

SENIN, 03 APRIL 2023 | 09:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten PALI mencatat ada sejumlah temuan terkait data pemilih, selama proses tahapan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) PALI, melalui Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

"Seperti data pemilih yang sudah meninggal dunia, tetapi masih terdaftar pada formulir model A KPU, kemudian pemilih di bawah umur secara fisik, tapi secara administrasi kependudukan sudah memenuhi syarat memilih," beber Ketua Bawaslu PALI, Heru Muharam, melalui Komisioner Bawaslu PALI Divisi Hukum, Pencegahan Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Basrul.

Basrul juga menyebutkan, ada temuan dua orang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sama, kemudian pemilih yang sudah berubah status menjadi anggota TNI dan Polri.


"Temuan-temuan itu kami dapati selama proses Coklit sejak awal hingga usai, yang tersebar di Kabupaten PALI," sambungnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (3/4).

Ia mengaku sudah menyampaikan temuan-temuan itu ke KPU Kabupaten PALI untuk segera ditindaklanjuti.

"Data-dara tersebut sudah kita surat ke KPU Kabupaten PALI untuk ditindaklanjuti serta dikoordinasikan ke instansi terkait," ujarnya.

Ia berharap saat diterbitkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh KPU nanti, semua masalah yang muncul sudah ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang ada. Sehingga akurasi data pemilih untuk Pemilu 2024 di Kabupaten PALI semakin baik.

Selain itu, pihaknya juga beberapa waktu lalu menjalin koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten PALI.

"Koordinasi ini juga sekaligus terkait tahapan Coklit dan temuan-temuan yang sudah ada. Kita berharap Disdukcapil PALI cekatan untuk mengatasi masalah data pemilih. Kemudian menindaklanjuti pemilih yang meninggal untuk dinonaktifkan di data SIAK dan menjemput bola untuk melakukan perekaman KTP Elektronik terhadap data warga yang memenuhi syarat saat tahapan coklit," urainya.

"Sehingga menjadi harapan kita bersama tercipta Pemilu yang berkualitas, integritas, aman, damai, dengan semua pemilih bisa benar-benar menyalurkan hak pilihnya," demikian Basrul.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya