Berita

Asa Hutchinson/Net

Dunia

Ingatkan Trump agar Mundur, Mantan Gubernur Arkansas Nyatakan Siap Maju di Pilpres 2024

SENIN, 03 APRIL 2023 | 08:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa calon presiden AS 2024 sudah mulai bergulir, terbaru muncul nama mantan Gubernur Arkansas Asa Hutchinson yang mengumumkan pencalonannya pada Minggu (2/4).

Berbicara pada ABC's This Week, Hutchinson menyatakan siap menjegal langkah rekannya, Donald Trump, yang juga sudah menyatakan siap memimpin kembali Amerika.

"Saya telah membuat keputusan, dan keputusan saya adalah saya akan mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat," kata Hutchinson.


Hutchinson, yang menjadi gubernur negara bagian selatan dari 2015 hingga awal tahun ini setelah sebelumnya bertugas di DPR AS, mengatakan dia akan membuat pengumuman resmi di Arkansas akhir bulan ini.

"Saya telah berkeliling negara selama enam bulan, saya mendengar orang berbicara tentang kepemimpinan negara kita. Saya yakin bahwa orang menginginkan pemimpin yang menarik dan yang terbaik dari Amerika," katanya.

Dalam pernyataan Minggu, penduduk asli Arkansas itu mendesak Trump, yang meluncurkan pencalonannya pada November, untuk mundur setelah muncul dakwaan pada Kamis di New York menyusul penyelidikan kasus suap kepada seorang aktris film dewasa.

“Maksud saya, pertama-tama, kantor lebih penting daripada individu mana pun. Dan demi jabatan kepresidenan, saya pikir itu terlalu banyak tontonan dan gangguan dan dia harus bisa berkonsentrasi pada proses hukumnya dan ada praduga tidak bersalah,” kata Hutchinson.

Dia menjelaskan pada Minggu bahwa dirinya tidak akan segan-segan, sebagai kandidat, untuk menghadapi Trump, yang tetap populer di antara banyak Republikan meskipun menjadi mantan presiden pertama yang didakwa.

"Saya pikir ini adalah hari yang menyedihkan bagi Amerika bahwa kita memiliki mantan presiden yang didakwa," kata Hutchinson.

Ditanya apakah Trump harus minggir, Hutchinson berkata, "Ya, dia harus mundur, tetapi pada saat yang sama, kami tahu dia tidak akan melakukannya."

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya