Berita

Pengamat politik Unversitas Nasional Andi Yusran/Net

Politik

Pembatalan Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia Sulitkan Duet Ganjar Erick Thohir di Pilpres 2024

SENIN, 03 APRIL 2023 | 03:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah  piala dunia U-20 akan berdampak pada konfigurasi koalisi menuju pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Pengamat politik Unversitas Nasional Andi Yusran menyatakan bahwa batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala dunia akan menyulitkan duet Ganjar Pranowo-Erick Thohir utuh. Alasannya, karena keduanya berada pada posisi diametral.

Menurut Andi, reposisi koalisi bisa saja terjadi melalui penggabungan Koalisi Indonesia Bubar (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Syaratnya ada dua tokoh kunci yang menentukan.


"Penggabungan ini sangat tergantung kepada dua tokoh kunci yakni Prabowo dan Jokowi," demikian kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/4).

Menurut Andi, jika benar gabungan KIB dan KKIR terwujud maka terbuka peluang duet antara Prabowo Subianto-Erick Thohir.

Ada dua gubernur kader PDIP yang menolak kehadiran Israel yang menjadi peserta Piala Dunia 20. Imbas penolakan dari elemen politik seperti PDIP, PKS dan beberapa Ormas Islam, FIFA membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah.

Presiden Joko Widodo sendiri mengaku pusing dalam 2 minggu terakhir menyikapi pro kontra kehadiran timnas Israel yang berujung pembatalan Indonesia selaku tuan rumah Piala Dunia U-20.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya