Berita

Silaturahmi Jokowi bersama lima ketua umum partai politik di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan/Ist

Politik

Senang Jika KIB dan KKIR Gabung, Jokowi: Saya Bilang Cocok

MINGGU, 02 APRIL 2023 | 15:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Lima ketua umum partai politik dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menghadiri acara Silaturahmi Ramadhan bersama Presiden Joko Widodo, di Kantor DPP PAN, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Minggu (2/4).

Adapun kelima ketum parpol yang hadir dalam silaturahmi yaitu Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Plt Ketum PPP Mardiono.

Dalam pertemuan tersebut muncul wacana pembentukan koalisi besar, dengan menggabungkan dua koalisi yang digawangi oleh Gerindra dan PKB yakni KKIR dengan Golkar, PAN dan PPP yang tergabung di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).


Presiden Joko Widodo kelihatannya senang jika kedua koalisi ini bergabung, karena akan menjadi koalisi besar lantaran berisi lima partai politik. 

"Cocok. Saya hanya bilang cocok," kata Jokowi saat ditemui di kantor DPP PAN.

Namun begitu, keputusan untuk menggabungkan dua koalisi tersebut ada di tangan para ketua umum partai politik. Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada lima ketum parpol yang berada di dalam koalisi pemerintahan ini.

"Terserah kepada ketua-ketua partai atau gabungan ketua partai. Untuk kebaikan negara untuk kebaikan bangsa untuk rakyat, hal yang berkaitan bisa dimusyawarahkan itu akan lebih baik," katanya.

Presiden dua periode ini menambahkan, tidak mau ikut campur mengenai pembentukan koalisi besar.

"Nanti ditanyakan urusan itu, ditanyakan kepada ketua partai atau gabungan partai yang sudah ada. Jangan ditanyakan kepada saya," tutup Jokowi.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya