Berita

Plt Menpora, Muhadjir Effendy di acara Torch Relay SEA Games 2023 Kamboja di kawasan GBK, Jakarta, Sabtu (1/4)/Net

Olahraga

Kontingen Indonesia untuk SEA Games Kamboja Belum Jelas, Begini Kata Plt Menpora

MINGGU, 02 APRIL 2023 | 04:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2023 masih abu-abu alias belum klir. Padahal, ajang multievent yang berlangsung Kamboja itu tinggal 35 hari lagi.

Bahkan cabang-cabang yang akan diikuti Indonesia pun belum jelas. SEA Games Kamboja akan mempertandingkan 36 cabang olahraga, 47 disiplin, dan 581 nomor pertandingan.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Menpora, Muhadjir Effendy, belum rampungnya jumlah kontingen Indonesia untuk SEA Games 2023 karena masih dihitung.


"Masih dihitung. Perihal Cabor dan atlet yang berangkat masih terus diupayakan. Semua kebutuhan akan dipenuhi. Kami setelah ini akan hitung-hitung yang tersedia. Kalau masih kurang nanti akan kami usulkan di rapat kabinet terbatas, begitu soal anggaran," jelas Muhadjir usai acara Torch Relay SEA Games 2023 Kamboja di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (1/4).

"Termasuk akan meng-extend atlet yang kira-kira masih bisa mendulang medali. Akan kami lihat nanti. Ada beberapa cabang yang evaluasi yang masih potensial untuk meraih medali," imbuhnya.

SEA Games akan diselenggarakan di Kamboja pada 5-17 Mei 2-23. Dalam ajang multicabor terbesar se-Asia Tenggara itu, Indonesia diharapkan minimal menyamai hasil SEA Games edisi sebelumnya, yaitu peringkat ketiga klasemen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya