Berita

Pengamat Sepak Bola Yesaya Oktavianus/Net

Olahraga

Pengamat: Info Indonesia Batal jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Dibocorkan Orang Istana Seminggu Sebelumnya

SABTU, 01 APRIL 2023 | 14:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pengamat Sepak Bola Yesaya Oktavianus mengaku telah mendengar rumor pembatalannya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia sejak Minggu (26/3).

Padahal, FIFA mengumumkan pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah baru terjadi pada Rabu (29/3).

Yesaya mengklaim, informasi tersebut berasal dari ring 1 Istana atau orang dekat Presiden Joko Widodo.


"Hari itu 26 Maret 2023 petang, saya ngobrol dari sumber saya. Dia mengatakan itu piala dunia batal di Indonesia, dan diarahkan ke Peru," kata Yesaya dalam diskusi daring bertema "Mau Dibawa Kemana Sepakbola Kita?", Sabtu (1/4).

Margi Syarif yang memandu diskusi itu pun mengonfirmasi kembali terkait pernyataan Yesaya.

"Dari mana sumbernya?" Kata Margi.

"Ring 1 Istana," ucap Yesaya.

"Yakin?" tanya Margi. Yesaya pun menjawab yakin.

Setelah itu, Yesaya meminta izin kepada sumber tersebut untuk menyiarkan rumor pembatalan ke publik melalui podcast. Sumber tersebut menyetujui dengan tidak menyertakan nama dan atribusinya.

Setelah rumor tersiar, Yesaya menilai tidak ada respon dari pemerintah. Dia meyakini, pemerintah masih mengedepankan lobi dan diskusi dengan FIFA saat rumor itu didengar.

"Betul informasi sangat tertutup, ketika saya naikkan tidak ada respon sanggahan dari pihak-pihak terkait," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya