Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net
Dorongan gencatan senjata dan negosiasi damai atas konflik Rusia-Ukraina diserukan langsung oleh Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko pada Jumat (31/3).
Dalam pidato rutinnya, Lukashenko mendesak agar gencatan senjata segera disepakati sehingga pembicaraan damai dapat dimulai.
Menurut Lukashenko, harusnya tidak ada prasyarat untuk gencatan senjata. Ia juga memperingatkan Ukraina untuk tidak meluncurkan serangan balasan karena akan membuat negosiasi antara Moskow dan Kyiv menjadi sulit dilakukan.
Mengutip
The Jerusalem Post, di hari yang sama, Kremlin menanggapi seruan Lukashenko dengan menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin akan membahas seruan Lukashenko untuk negosiasi minggu depan.
Namun, ia menambahkan bahwa beberapa elemen rencana perdamaian yang diusulkan oleh China kemungkinan tidak dapat dijalankan karena Ukraina disebut mengikuti perintah Barat untuk tidak bernegosiasi dengan Moskow.
Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI
Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13
Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59
Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46
Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33
Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19
STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03
Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44
Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37
Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23
Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16
Selengkapnya