Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net
Dorongan gencatan senjata dan negosiasi damai atas konflik Rusia-Ukraina diserukan langsung oleh Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko pada Jumat (31/3).
Dalam pidato rutinnya, Lukashenko mendesak agar gencatan senjata segera disepakati sehingga pembicaraan damai dapat dimulai.
Menurut Lukashenko, harusnya tidak ada prasyarat untuk gencatan senjata. Ia juga memperingatkan Ukraina untuk tidak meluncurkan serangan balasan karena akan membuat negosiasi antara Moskow dan Kyiv menjadi sulit dilakukan.
Mengutip
The Jerusalem Post, di hari yang sama, Kremlin menanggapi seruan Lukashenko dengan menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin akan membahas seruan Lukashenko untuk negosiasi minggu depan.
Namun, ia menambahkan bahwa beberapa elemen rencana perdamaian yang diusulkan oleh China kemungkinan tidak dapat dijalankan karena Ukraina disebut mengikuti perintah Barat untuk tidak bernegosiasi dengan Moskow.
Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat
Senin, 06 April 2026 | 08:19
Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan
Senin, 06 April 2026 | 08:06
Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun
Senin, 06 April 2026 | 08:00
Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka
Senin, 06 April 2026 | 07:48
AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran
Senin, 06 April 2026 | 07:36
Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi
Senin, 06 April 2026 | 07:21
Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan
Senin, 06 April 2026 | 07:06
Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem
Senin, 06 April 2026 | 06:32
Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas
Senin, 06 April 2026 | 06:12
Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total
Senin, 06 April 2026 | 06:07
Selengkapnya