Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net
Dorongan gencatan senjata dan negosiasi damai atas konflik Rusia-Ukraina diserukan langsung oleh Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko pada Jumat (31/3).
Dalam pidato rutinnya, Lukashenko mendesak agar gencatan senjata segera disepakati sehingga pembicaraan damai dapat dimulai.
Menurut Lukashenko, harusnya tidak ada prasyarat untuk gencatan senjata. Ia juga memperingatkan Ukraina untuk tidak meluncurkan serangan balasan karena akan membuat negosiasi antara Moskow dan Kyiv menjadi sulit dilakukan.
Mengutip
The Jerusalem Post, di hari yang sama, Kremlin menanggapi seruan Lukashenko dengan menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin akan membahas seruan Lukashenko untuk negosiasi minggu depan.
Namun, ia menambahkan bahwa beberapa elemen rencana perdamaian yang diusulkan oleh China kemungkinan tidak dapat dijalankan karena Ukraina disebut mengikuti perintah Barat untuk tidak bernegosiasi dengan Moskow.
Obituari Dudi Sudibyo
Senin, 16 Maret 2026 | 21:36
Sekda Jateng Diperiksa Kejati
Senin, 16 Maret 2026 | 21:12
Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik
Senin, 16 Maret 2026 | 21:06
Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026
Senin, 16 Maret 2026 | 20:58
Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026
Senin, 16 Maret 2026 | 20:58
Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes
Senin, 16 Maret 2026 | 20:49
Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi
Senin, 16 Maret 2026 | 19:48
PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota
Senin, 16 Maret 2026 | 19:28
Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK
Senin, 16 Maret 2026 | 19:14
Untung dari Perang
Senin, 16 Maret 2026 | 19:05
Selengkapnya