Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net
Dorongan gencatan senjata dan negosiasi damai atas konflik Rusia-Ukraina diserukan langsung oleh Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko pada Jumat (31/3).
Dalam pidato rutinnya, Lukashenko mendesak agar gencatan senjata segera disepakati sehingga pembicaraan damai dapat dimulai.
Menurut Lukashenko, harusnya tidak ada prasyarat untuk gencatan senjata. Ia juga memperingatkan Ukraina untuk tidak meluncurkan serangan balasan karena akan membuat negosiasi antara Moskow dan Kyiv menjadi sulit dilakukan.
Mengutip
The Jerusalem Post, di hari yang sama, Kremlin menanggapi seruan Lukashenko dengan menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin akan membahas seruan Lukashenko untuk negosiasi minggu depan.
Namun, ia menambahkan bahwa beberapa elemen rencana perdamaian yang diusulkan oleh China kemungkinan tidak dapat dijalankan karena Ukraina disebut mengikuti perintah Barat untuk tidak bernegosiasi dengan Moskow.
Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser
Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13
Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan
Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08
Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu
Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07
Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis
Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03
CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan
Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03
Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko
Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56
Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4
Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49
Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya
Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44
Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga
Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39
KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR
Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28
Selengkapnya