Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net
Dorongan gencatan senjata dan negosiasi damai atas konflik Rusia-Ukraina diserukan langsung oleh Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko pada Jumat (31/3).
Dalam pidato rutinnya, Lukashenko mendesak agar gencatan senjata segera disepakati sehingga pembicaraan damai dapat dimulai.
Menurut Lukashenko, harusnya tidak ada prasyarat untuk gencatan senjata. Ia juga memperingatkan Ukraina untuk tidak meluncurkan serangan balasan karena akan membuat negosiasi antara Moskow dan Kyiv menjadi sulit dilakukan.
Mengutip
The Jerusalem Post, di hari yang sama, Kremlin menanggapi seruan Lukashenko dengan menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin akan membahas seruan Lukashenko untuk negosiasi minggu depan.
Namun, ia menambahkan bahwa beberapa elemen rencana perdamaian yang diusulkan oleh China kemungkinan tidak dapat dijalankan karena Ukraina disebut mengikuti perintah Barat untuk tidak bernegosiasi dengan Moskow.
Malaysia Fair 2026 Jadi Ajang Perluasan Pasar Medical Tourism di Indonesia
Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12
CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Ini Lokasi Parkir dan Rute Transportasi Umumnya
Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10
Begini Spek Bangunan SPPG di Daerah 3T yang Dibangun Kementerian PU
Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47
Sambut Nanik Deyang, APJI Minta Juknis Dapur MBG Dibenahi
Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01
Menteri PU Rampungkan 222 SPPG di Daerah 3T
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48
KPK Panggil Motivator Ary Ginanjar Agustian di Kasus Gratifikasi IUP Kukar
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45
Akulaku Finance Dukung Proses Hukum pada Tindakan Kecurangan
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36
Mubes Kosgoro 1957: Berkas La Ode Beres, Sari Yuliati Belum Bayar Administrasi
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18
Awas Kolesterol Naik! Ini 5 Tips Sehat Mengolah Daging Kurban ala Ahli Gizi UNS
Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57
AS Buka Jalur untuk 36 Kapal Bantuan Kemanusiaan di Selat Hormuz
Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33
Selengkapnya