Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net
Dorongan gencatan senjata dan negosiasi damai atas konflik Rusia-Ukraina diserukan langsung oleh Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko pada Jumat (31/3).
Dalam pidato rutinnya, Lukashenko mendesak agar gencatan senjata segera disepakati sehingga pembicaraan damai dapat dimulai.
Menurut Lukashenko, harusnya tidak ada prasyarat untuk gencatan senjata. Ia juga memperingatkan Ukraina untuk tidak meluncurkan serangan balasan karena akan membuat negosiasi antara Moskow dan Kyiv menjadi sulit dilakukan.
Mengutip
The Jerusalem Post, di hari yang sama, Kremlin menanggapi seruan Lukashenko dengan menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin akan membahas seruan Lukashenko untuk negosiasi minggu depan.
Namun, ia menambahkan bahwa beberapa elemen rencana perdamaian yang diusulkan oleh China kemungkinan tidak dapat dijalankan karena Ukraina disebut mengikuti perintah Barat untuk tidak bernegosiasi dengan Moskow.
AS Gempur ISIS di Suriah
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14
Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10
Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52
AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01
Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes
Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37
Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53
Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22
Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15
Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50
Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39
Selengkapnya