Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net
Dorongan gencatan senjata dan negosiasi damai atas konflik Rusia-Ukraina diserukan langsung oleh Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko pada Jumat (31/3).
Dalam pidato rutinnya, Lukashenko mendesak agar gencatan senjata segera disepakati sehingga pembicaraan damai dapat dimulai.
Menurut Lukashenko, harusnya tidak ada prasyarat untuk gencatan senjata. Ia juga memperingatkan Ukraina untuk tidak meluncurkan serangan balasan karena akan membuat negosiasi antara Moskow dan Kyiv menjadi sulit dilakukan.
Mengutip
The Jerusalem Post, di hari yang sama, Kremlin menanggapi seruan Lukashenko dengan menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin akan membahas seruan Lukashenko untuk negosiasi minggu depan.
Namun, ia menambahkan bahwa beberapa elemen rencana perdamaian yang diusulkan oleh China kemungkinan tidak dapat dijalankan karena Ukraina disebut mengikuti perintah Barat untuk tidak bernegosiasi dengan Moskow.
Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas
Senin, 27 Juli 2026 | 19:53
Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58
Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah
Senin, 27 Juli 2026 | 01:03
Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02
KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel
Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27
Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai
Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26
Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS
Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22
Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya
Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16
Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi
Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02
Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap
Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52
Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen
Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51
Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang
Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40
Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang
Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31
Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945
Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26
Selengkapnya