Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net
Dorongan gencatan senjata dan negosiasi damai atas konflik Rusia-Ukraina diserukan langsung oleh Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko pada Jumat (31/3).
Dalam pidato rutinnya, Lukashenko mendesak agar gencatan senjata segera disepakati sehingga pembicaraan damai dapat dimulai.
Menurut Lukashenko, harusnya tidak ada prasyarat untuk gencatan senjata. Ia juga memperingatkan Ukraina untuk tidak meluncurkan serangan balasan karena akan membuat negosiasi antara Moskow dan Kyiv menjadi sulit dilakukan.
Mengutip
The Jerusalem Post, di hari yang sama, Kremlin menanggapi seruan Lukashenko dengan menyatakan bahwa Presiden Vladimir Putin akan membahas seruan Lukashenko untuk negosiasi minggu depan.
Namun, ia menambahkan bahwa beberapa elemen rencana perdamaian yang diusulkan oleh China kemungkinan tidak dapat dijalankan karena Ukraina disebut mengikuti perintah Barat untuk tidak bernegosiasi dengan Moskow.
Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final
Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20
KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset
Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03
Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang
Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30
Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!
Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08
Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi
Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04
Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda
Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40
Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!
Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08
Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks
Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00
Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa
Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00
Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah
Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18
Selengkapnya