Berita

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid/RMOL

Politik

PKB Tolak Usulan Koalisi Besar di Pemilu 2024

JUMAT, 31 MARET 2023 | 17:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana pembentukan koalisi besar sebagaimana disuarakan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto ditolak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid mengatakan, untuk membentuk koalisi besar sulit terwujud.

“Enggak mungkin keliatannya sih (membuat koalisi besar) kalau lihat dari hasil survei, dalam realita koalisi yang ada,” kata Jazilul saat ditemui di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (31/3).


Dia mengatakan, dalam hasil beberapa survei, ada sekitar lima tokoh atau sosok yang unggul menjadi calon presiden. Melihat peta tersebut, keinginan untuk membentuk koalisi besar sulit diwujudkan.

"Dari koalisi pun yang ada sudah 3 koalisi, bahkan 4 koalisi. Bagaimana dengan membuat 2 koalisi besar, untuk apa? Rakyat akan lebih senang kalau lebih banyak pilihannya. Maunya elite tuh memang 2 (paslon Pilpres 2024),” katanya.

Menurutnya, jika banyak calon presiden dari banyak koalisi, pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia akan lebih meriah. Pilihan rakyat tentang calon pemimpinnya pun akan lebih beragam.

“Kalau rakyat (ingin) 4 (paslon) bagus, karena apa? Mau pesta. Semua mau terlibat partisipasi. Kalau ada 4 capres, berarti kan ada 4 yang sukses, semua terlibat. Kalau cuma 2 (paslon), ya 2 tim itu yang sukses,” tutupnya.

Wacana koalisi besar muncul saat Ketum Golkar, Airlangga Hartarto menghadiri buka puasa di kantor DPP Nasdem, Sabtu (25/3). Dalam kesempatan itu, Airlangga membuka peluang membentuk koalisi besar untuk Pemilu 2024.

"Koalisi besar di mana-mana menguntungkan Indonesia, jadi tunggu tanggal mainnya," kata Airlangga.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya