Berita

Ibu Negara Turki, Emine Erdogan dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres saat berjalan ke tembok peringatkan gempa Turki dan Suriah, pada Kamis, 30 Maret 2023/AA

Dunia

Ibu Negara Turki dan Sekjen PBB Berkunjung ke Tembok Peringatan Gempa Turki

JUMAT, 31 MARET 2023 | 14:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam kunjungannya ke New York, Ibu Negara Turki, Emine Erdogan berkunjung ke markas besar PBB, pada Kamis (30/3).

Disambut oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, ibu negara Turki mengunjungi tembok peringatan yang ditempatkan di markas PBB  untuk menghormati para korban jiwa dari gempa mematikan yang mengguncang kedua negara itu.

Guterres menyampaikan duka cita terdalamnya secara langsung kepada Emine Erdogan, sambil menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada masyarakat Turki.


"PBB berkomitmen untuk melakukan semua yang kami bisa untuk memobilisasi dukungan dalam solidaritas total dengan pemerintah dan rakyat Turki,” kata Guterres.

Menanggapi banyaknya dukungan dan bantuan yang dikucurkan dari seluruh dunia itu, Emine Erdogan mengucapkan terima kasihnya kepada semua negara dan organisasi yang telah membantu, khususnya kepada PBB.

"Saya berterima kasih kepada setiap negara sahabat karena telah mengulurkan tangan membantu  Turki, baik dengan mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan atau dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan. Setiap bentuk dukungan yang dikerahkan membantu menyembuhkan luka yang disebabkan oleh bencana terburuk ini," kata ibu negara.

Dimuat Anadolu Agency, Emine dalam tulisannya di buku belasungkawa mengakui bahwa bencana tersebut telah menyebabkan penderitaan dan rasa sakit yang mendalam bagi negaranya. Namun Ibu negara Turki itu pun optimis bahwa negaranya dapat segera bangkit, karena banyaknya bantuan dan dukungan solidaritas dari berbagai pihak.

"Saya dengan sepenuh hati percaya bahwa kita dapat mengatasi semua tantangan ini, ketika kita semua bergandengan tangan sebagai satu keluarga. Saya berharap dan berdoa agar semangat persatuan dan solidaritas ini akan bertahan selamanya," tulis ibu negara itu dalam buku belasungkawa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya