Berita

Presiden Brasil Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Kembali ke Brasil, Jair Bolsonaro Hadapi Serentetan Kasus Hukum

JUMAT, 31 MARET 2023 | 08:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah tiga bulan mengasingkan diri ke Amerika Serikat, mantan Presiden Brasi Jair Bolsonaro akhirnya kembali ke negara asalnya.

Ribuan pendukung diperkirakan akan menyambut Bolsonaro di bandara Brasilia ketika pesawatnya tiba dari Orlando pada Kamis (30/3) sekitar pukul 7 pagi waktu setempat.

Sebelum naik pesawat di Orlando, Bolsonaro mengatakan akan menggunakan pengalamannya untuk membantu partai sayap kanan berkampanye dalam pemilihan lokal.


"Kami telah membalik halaman, dan sekarang kami akan mempersiapkan pemilihan tahun depan," ujarnya, seperti dimuat AFP.

Pihak berwenang telah meningkatkan keamanan dengan menutup lalu lintas di sepanjang mal ibu kota untuk mencegah risiko protes kekerasan.

Pendukung Bolsonaro juga diimbau untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa di bandara. Pasalnya ada seruan di media sosial yang mengajak para pendukung Bolsonaro untuk membanjiri bandara dan menyambut pria yang mereka sebut "Mesias" atau "Messias", nama tengah Bolsonaro.

Meski begitu, menurut pejabat partai sayap kanan, Bolsonaro akan melakukan perjalanan dari bandara ke markas besar partai, di mana istrinya, Michelle, presiden partai Valdemar Costa Neto dan otoritas lain akan menunggu untuk menyambutnya secara tertutup.

Bolsonaro berangkat ke AS, dua hari sebelum dia dijadwalkan menyerahkan selempang kepresidenan kepada Lula pada 1 Januari.

Dia mengatakan perlu istirahat. Tetapi para kritikus mengatakan dia menghindari risiko terkait lebih dari selusin penyelidikan hukum yang mungkin dia hadapi di Brasil.

Kepulangan Bolsonaro dapat menghidupkan kembali oposisi pemerintah yang saat ini dipimpin oleh lawan politiknya, Lula da Silva.

Selain itu, Bolsonaro juga akan menghadapi dugaan pengadilan terkait perannya dalam kerusuhan di Brasilia pada Januari lalu dan kasus penggelapan perhiasan emas dari Arab Saudi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya