Berita

Ilustrasi/Net

Global

Vakum Lima Tahun, Burkina Faso Lanjutkan Hubungan Diplomatik dengan Korea Utara

KAMIS, 30 MARET 2023 | 15:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Burkina Faso berencana untuk melanjutkan hubungan diplomatik dengan Korea Utara setelah hubungan kedua negara sempat ditangguhkan pada 2017 lalu.

Diumumkan Kementerian Luar Negeri pada Rabu (29/3), rencana itu akan membuat kedua negara dapat melanjutkan kembali hubungan dan kerja sama yang sempat terhenti selama hampir lima tahun.

"Keputusan tersebut akan memungkinkan Korea Utara dan Burkina Faso untuk mempertahankan kerja sama bilateral yang patut dicontoh di beberapa bidang," kata Menteri Luar Negeri Olivia Rouamba, seperti dimuat Anadolu Agency.


Menurut Rouamba, kedua negara akan fokus pada kerja sama dalam bidang pertambangan, kesehatan, peralatan militer, pertanian hingga penelitian.

Pemerintah Burkina Faso sendiri telah menyetujui duta besar yang telah ditunjuk Korea Utara, Chae Hui Chol, yang akan bertempat tinggal di Dakar, Senegal.

"Di masa lalu, Burkina Faso telah mempertahankan hubungan yang sangat baik dengan negara ini, yang merupakan mitra istimewa selama Revolusi Agustus 1983," kata Rouamba.

Pemerintah Burkina Faso secara resmi memutuskan hubungan dengan Korea Utara pada 2017. Keputusan diambil karena ketentuan yang direkomendasikan PBB kepada semua negara anggota untuk memberikan sanksi atas program senjata nuklir Pyongyang.

Tetapi saat ini, negara yang tengah dilanda krisis keamanan itu, telah memutuskan untuk mendiversifikasi kemitraannya sebagai upaya untuk memperkuat negara dalam melawan terorisme.

Melalui hubungan diplomatik yang kembali dibuka dengan Korea Utara, Burkina Faso berharap dapat meningkatkan kerja sama, khususnya melalui peralatan militer Korea Utara yang canggih.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya